Berita

Dmitry Muratov dan Maria Ressa merupakan dua wartawan yang dianugerahi penghargaan bergengsi Hadiah Nobel Perdamaian/Net

Dunia

Wartawan Filipina dan Rusia Dinobatkan Sebagai Pemenang Bersama Hadiah Nobel Perdamaian 2021

JUMAT, 08 OKTOBER 2021 | 16:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua orang wartawan yang kerap membuat geram pihak berwenang di Rusia dan Filipina dianugerahi penghargaan bergengsi Hadiah Nobel Perdamaian pada Jumat (8 /10). Keduanya adalah Maria Ressa dan Dmitry Muratov.

Ketua Berit Reiss-Andersen dari Komite Nobel Norwegia mengatakan bahwa keduanya diberikan penghargaan atas perjuangan berani mereka untuk kebebasan berekspresi di Filipina dan Rusia.

"Pada saat yang sama, mereka adalah perwakilan dari semua wartawan yang membela cita-cita ini di dunia di mana demokrasi dan kebebasan pers menghadapi kondisi yang semakin buruk," tambahnya.


Hadiah tersebut adalah yang pertama bagi wartawan sejak Carl von Ossietzky dari Jerman memenangkannya pada tahun 1935 karena mengungkapkan program persenjataan kembali rahasia negaranya pasca-perang.

"Jurnalisme yang bebas, independen, dan berdasarkan fakta berfungsi untuk melindungi dari penyalahgunaan kekuasaan, kebohongan, dan propaganda perang," kata Reiss-Andersen, sebagaimana dikabarkan Channel News Asia.

Hadiah Nobel Perdamaian akan diberikan pada 10 Desember, bersamaan dengan peringatan kematian industrialis Swedia Alfred Nobel, yang mendirikan penghargaan dalam wasiatnya tahun 1895.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya