Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bandit Bersenjata Menyerang Desa di Nigeria, 18 Penduduk Tewas

KAMIS, 07 OKTOBER 2021 | 12:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sedikitnya 18 orang tewas setelah orang-orang bersenjata menyerang sebuah desa di negara bagian Zamfara Nigeria.

Dua warga setempat mengatakan serangan di Desa Kuryan Madaro di Zamfara terjadi pad Rabu sekitar pukul 9 malam ketika puluhan bandit dengan sepeda motor memasuki desa dan memulai serangan, seperti dilaporkan Reuters, Kamis (7/10).

Abubakar Yakubu seorang warga Kuryan Madaro yang telah melakukan perjalanan ke negara bagian Kebbi yang bertetangga mengatakan kepada Reuters melalui telepon bahwa orang-orang itu telah menembak secara sporadis, memaksa penduduk desa untuk melarikan diri.


Abubakar Abdullahi Alhassan, dosen Politeknik Negeri Kebbi yang memiliki kerabat di Zamfara, membenarkan serangan itu sambil membagikan foto penguburan beberapa orang yang dikatakan tewas dalam serangan itu.

“Banyak orang lain mengalami luka dengan berbagai tingkat akibat serangan ini,” kata Alhassan.

Negara Bagian Zamfara adalah salah satu negara bagian yang paling parah dilanda penculikan dan berada di bawah blokade telekomunikasi sejak awal September, yang menurut pihak berwenang mereka terapkan untuk mengganggu koordinasi di antara para bandit dan membantu angkatan bersenjata untuk menangani mereka.

Namun, itu juga telah menjadi faktor peyebab lambatnya informasi ketika terjadi peristiwa serangan seperti pada Selasa.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya