Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani/Net

Politik

Gerindra Setuju Jika Jokowi Temui Ketum Parpol Bahas Tanggal Pemilu Serentak 2024

KAMIS, 07 OKTOBER 2021 | 11:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Gerindra sepakat dengan usulan agar Presiden Joko Widodo menemui ketua umum partai politik untuk mencari jalan tengah penentuan tanggal pencoblosan Pemilu Serentak 2024.

"Saya setuju, itu adalah langkah bijak dan baik supaya ada dialog dan interaksi," ujar Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/10).

Muzani berharap ada kata mufakat dari hasil musyawarah dalam penentuan tanggal pencoblosan itu. Artinya, persoalan tanggal pencoblosan tidak sampai diselesaikan dengan mekanisme voting.


"Karena kita harus terus menjunjung tinggi musyawarah kebersamaan dan kegotongroyongan dalam pengambilan keputusan dan sedapat mungkin itu dilakukan dan diusahakan," terangnya.

Soal masih banyaknya partai politik yang berseberangan dengan usulan pemerintah, Wakil Ketua MPR ini memandang hal tersebut adalah satu kewajaran dalam berdemokrasi.

"Saya kira itu bagian dari demokrasi yang berkembang dalam pengambilan keputusan di Parlemen," pungkasnya.

Masih ada beda usulan antara pemerintah yang mengusulkan pencoblosan digelar 15 Mei. Sementara, KPU RI mengusulkan tanggal 21 Februari.

Pada usulan pemerintah itu, hanya empat fraksi yang menyatakan mendukung dan tidak masalah dengan usulan pemerintah. Keempatnya adalah Fraksi Partai Golkar, Fraksi Nasdem, Fraksi Gerindra dan Fraksi PAN.

Sementara Fraksi PDI Perjuangan Fraksi PPP, Fraksi PKS, Fraksi PKB, Fraksi Demokrat menyatakan keberatan dan memberikan sinyal mendukung usulan KPU.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya