Berita

Tari Batik persembahan Kirana Nusantara Dance dalam peringatan Hari Batik yang digelar KBRI Moskow, Minggu (3/10)/Ist

Dunia

Ketika Batik Indonesia Bikin Warga Moskow Terkagum-kagum

KAMIS, 07 OKTOBER 2021 | 10:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ekaterina tak bisa menahan ekspresi kagumnya saat melihat helai demi helai kain batik dalam pameran batik KBRI Moskow bertajuk "Pesona Batik Indonesia” yang digelar dari 3 September hingga 3 Oktober 2021 di All-Russian Decorative Art Museum, di pusat kota Moskow, Rusia.

Mahasiswi jurusan Hukum Internasional MGIMO University ini, salah satu universitas bergengsi di Rusia, merasa senang bisa mendapatkan kesempatan langka hadir di acara promosi batik KBRI Moskow. Kekagumannya makin membesar ketika dalam acara penutupan pameran dihiasi dengan penampilan para penari warga Rusia dengan mengenakan kain batik.

"Saya sebelumnya tidak mengetahui banyak tentang budaya Indonesia. Sekarang saya terpesona akan kekayaan budaya Indonesia, khususnya terkait batik. mulai dari kain batik yang dipamerkan, penampilan para penari warga Rusia saat fashion dance batik Indonesia dengan iringan musik yang sangat keren”, ungkap perempuan bernama lengkap Ekaterina Shchukina Viktorovna ini melalui keterangan yang diterima Redaksi, Kamis (7/10).
 

 
Ekaterina merupakan salah satu warga Kota Moskow yang hadir pada acara resepsi peringatan Hari Batik Nasional Indonesia, sekaligus penutupan pameran batik KBRI Moskow, “Pesona Batik Indonesia”, di All-Russian Decorative Art Museum pada 3 September lalu.

Puncak acara resepsi adalah pertunjukan budaya fashion dance bertema batik Indonesia, hasil kolaborasi sanggar tari binaan KBRI Moskow, “Kirana Nusantara Dance” (KND), dengan musisi Anon Suneko dari Omah Gamelan Yogyakarta yang juga dosen ISI Yogyakarta.

Pertunjukan fashion dance merupakan perpaduan secara medley antara fashion show beragam kain batik dengan penampilan Tari Batik yang menggambarkan keindahan kisah proses membatik dalam tradisi budaya Jawa. Keluwesan gerak dan tarian ditampilkan mempesona oleh para penari yang seluruhnya adalah warga Rusia.

“Pameran dan workshop batik yang telah berlangsung selama sebulan di Moskow ini, dari 3 September hingga 3 Oktober 2021, kiranya menjadi langkah yang baik untuk terus memperkenalkan tradisi dan keindahan batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia kepada masyarakat Rusia,” tutur Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Jose Tavares, saat menyampaikan sambutannya.

Acara ditutup dengan final tour oleh para tamu undangan yang hadir bersama Dubes Tavares dan Ibu Fitria Wibowo Tavares, untuk melihat keindahan beragam koleksi kain batik Indonesia yang ditampilkan. Turut menemani dalam final tour adalah Ibu Nina Nostrum, selaku kurator kreatif museum, dan Anastasia Marakhina, selaku tutor workshop membatik.

Sejumlah tanggapan positif pun disampaikan para tamu undangan atas acara KBRI Moskow ini. Mayoritas mengaku senang telah mendapat wawasan baru soal kekayaan budaya Nusantara, khususnya batik.

“Saat ini saya sedang belajar untuk membatik sehingga pameran ini tidak boleh dilewatkan. Saya berharap dapat memperkaya wawasan saya tentang motif, warna dan jenis batik Indonesia,” ujar Valeria Savina, seorang mahasiswi Rusia asal Saint Petersburg yang berjarak 750 km dari Moskow atau 7 jam perjalanan darat.

“Saya dua kali datang ke pameran batik ini. Segala sesuatu tentang batik Indonesia sangat berkesan, mulai dari proses pembuatan hingga filosofi yang terkandung pada setiap motif batik Indonesia,” kata Mashikwane Rebecca Mohuba, istri seorang diplomat senior Kedutaan Besar Afrika Selatan di Moskow, yang menghadiri resepsi sebagai perwakilan International Women’s Club (IWC) Moscow.

IWC Moscow adalah asosasi wanita ekspatriat terbesar di Moskow dan saat ini memiliki anggota yang berasal dari 110 negara.

Tak hanya itu, apresiasi juga datang dari para jurnalis yang hadir. Jurnalis Russia Today (Arabic), Muhammad Khaled, mengaku baru kali ini melihat langsung keberagaman warna, motif, dan proses pembuatan batik Indonesia. Ia pun terkagum-kagum.

Turut hadir dalam acara ini sejumlah tamu undangan dari beragam kalangan. Seperti Duta Besar (Kolombia dan Montenegro), Presiden IWC Moscow yang merupakan istri Duta Besar Yordania untuk Rusia, anggota IWC Moscow, Dharma Wanita Persatuan KBRI Moskow, museum, galeri seni, media, akademisi, seniman, pengusaha, komunitas pencinta seni, Indonesianis dan diaspora Indonesia.

All-Russian Decorative Art Museum mencatat kehadiran 3.925 pengunjung sepanjang pelaksanaan pameran “Pesona Batik Indonesia” yang berlangsung selama 1 bulan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya