Berita

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Ilham Saputra/Net

Politik

Ilham Saputra: KPU Berusaha Tekan Politik Uang Indonesia yang Masuk Kategori Tinggi di Dunia

KAMIS, 07 OKTOBER 2021 | 02:56 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Transaksi politik uang dalam proses demokrasi di Indonesia masih tergolong tinggi. Hal ini ditemukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui sebuah kajian internasional.

Ketua KPU RI, Ilham Saputra menerangkan, pihaknya mencatat temuan lembaga internasional yang menyebutkan persentase politik uang di Indonesia di atas standar internsional.

"Menurut sebuah riset, jumlah pemilih yang terlibat politik uang dalam Pemilu 2019 di kisaran 19,4 persen hingga 33,1 persen," ujar Ilham dalam diskusi pendidikan pemilih dalam pencegahan politik uang pada pemilu dan pemilihan, Selasa (5/10).


Angka tersebut, kata Ilham, memberikan predikat kepada Indonesia sebagai salah satu negara urutan teratas yang masih marak politik uangnya.

"Sangat tinggi kalau dikaitkan dengan standar internasional," imbuhnya.

Menurut Ilham, politik uang dalam Pemilu akan melahirkan kepemimpinan politik yang cendrung berperilaku koruptif, sehingga bisa merusak pada integritas negara di mata dunia.

"Dapat merusaka dan menciderai demokrais itu sendiri. Dan dapat merusak pemimpin-pemimpin yang kita pilih," tuturnya.

Maka dari itu, KPU berusaha keras untuk memberikan pendidikan politik kepada pemilih. Ilham menerangkan, pihaknya kini sudah membentuk program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan untuk merealisasikan hal tersebut.

"KPU juga berusaha maksimal memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana rusaknya atau negatifnya politik uang dalam tahapan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya