Berita

Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian saat bertemu timpalannya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Moskow pada Rabu (6/10)/Reuters

Dunia

Militer Israel Diduga Hadir di Kaukasus, Iran Gusar

RABU, 06 OKTOBER 2021 | 20:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Iran memiliki keprihatinan serius dengan kehadiran Israel di kawasan Kaukasus. Pasalnya, momen tersebut bersamaan dengan meningkatnya ketegangan yang terjadi antara Iran dan Azerbaijan.

Begitu kata Menteri Luar Negeri Iran yang baru Hossein Amirabdollahian saat bertemu timpalannya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Moskow pada Rabu (6/10). Dia menambahkan bahwa Iran tidak akan mentolerir perubahan geopolitik dan perubahan peta di Kaukasus.

Kaukasus sendiri adalah sebuah kawasan di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia yang termasuk Pegunungan Kaukasus dan daerah-daerah rendah lainnya.


"Kami memiliki keprihatinan serius tentang kehadiran teroris dan Zionis (Israel) di wilayah ini,” kata Amirabdollahian kepada wartawan di Moskow, sebagaimana dimuat. Al Jazeera.

Ketegangan antara negara tetangga, Iran dan Azerbaijan meningkat sejak pertengahan September lalu. Tentara Iran dan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) baru-baru ini memobilisasi pasukan dan mengadakan latihan militer di dekat perbatasan barat lautnya dengan Azerbaijan di tengah ketegangan yang berkepanjangan antara keduanya.

Sebagai tanggapan, Azerbaijan dan Turki melakukan latihan militer bersama mulai hari Rabu ini (6/10).

Tuduhan Tidak Berdasar

Sehari sebelum latihan bersama antara Azerbaijan dan Turki dilakukan, Amirabdollahian mengatakan kepada timpalannya dari Azerbaijan bahwa Iran tidak akan mentolerir kehadiran atau aktivitas Israel di perbatasan. Dia juga berjanji untuk mengambil tindakan jika memang diperlukan.

Di sisi lain, Azerbaijan menyebut bahwa tuduhan yang dilayangkan soal hadirnya militer Israel tidak berdasar.

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev pada hari yang sama menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan jawaban atas tuduhan tidak berdasar yang dilayangkan oleh Iran terkait dengan kehadiran militer Israel.

Gandeng Rusia

Sebelum pertemuannya dengan Lavrov, Amirabdollahian mengatakan kepada publik bahwa Iran mengharapkan Rusia bisa peka dalam melihat potensi perubahan perbatasan di seluruh kawasan, termasuk peka terhadap kehadiran Israel di kawasan yang dinilai Iran mengancam perdamaian dan stabilitas regional.

Sebelum pembicaraan dengan Lavrov, Amirabdollahian juga mengatakan bahwa Iran mengejar lompatan besar dalam hubungan dengan Rusia ketika pemerintah Presiden Iran Ebrahim Raisi berusaha dengan cepat memperluas hubungan di seluruh kawasan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya