Berita

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa (tengah) saat ground breaking tambak udang terintegrasi seluas 260 hektare di Pemalang, Minggu, 3 September 2021

Politik

Menteri Suharso Resmikan Pembangunan Tambak Udang Seluas 260 Ha sebagai Lapangan Pekerjaan Yatim Piatu

SELASA, 05 OKTOBER 2021 | 20:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemalang akan segera memiliki tambak udang vaname terintegrasi dengan luas 260 hektare.

Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa di Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (3/10).

"Tambak udang terintegrasi ini merupakan hasil kerja sama PTPN IX dan Foss Group yang akan menampung pekerja tambak lebih dari 2 ribu orang," kata Afo Lim dari Foss Group, Selasa (5/10).


Tambak udang terintegrasi ini nantinya juga akan menjadi lapangan pekerjaan bagi pekerja yang sudah tidak memiliki orang tua.

"Diproyeksikan 70 persen dari total pekerja akan berasal dari anak yatim piatu dan santri yang akan dididik secara khusus melalui Manajemen Berkah," sambungnya.

Nantinya, tambak seluas 260 hektare ini akan dikembangkan dengan teknologi tinggi terbaru, yakni dengan sistem bioflok dengan padat 1 meter persegi menebar 3 ribu ekor benur. Kemudian menggunakan sistem supra intensif (semi bioflok) dengan tebar padat 1 meter persegi sebanyak 1000 benur dan.

Tambak ini juga akan menggunakan sistem intensif yang merupakan penggabungan antara sistem tradisional dan teknologi baru dengan tebar padat 1 meter persegi dan menebar 300 ekor benur.

“Ini merupakan sistem operasional tambak yang pertama di Indonesia," lanjut Afo.

Tambak ini juga nantinya akan terdiri dari 750 kolam budidaya, pengendapan (waduk) seluas 35 hektare yang akan memberi kesempatan kepada warga sekitar untuk ikut budidaya, dan hasil dari pembuangan limbah atau disebut IPAL sebesar 30 hektare.

"Dari IPAL tersebut, kita fungsikan untuk budidaya ikan bandeng dan ikan nila yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat, serta 2 hektare untuk pembangunan pesantren dan diklat keahlian pertambakan," tutur Afo.

Dalam peletakan batu pertama, Menteri Suharso menjelaskan bahwa tambak terintegrasi ini harus dikelola dengan baik dan eksekusinya harus tepat. Tambak ini akan memproduksi ribuan ton udang dan akan memiliki prospek cerah naiknya devisa negara melalui ekspor udang.

Oleh karena itu, Suharso memberi pesan kepada pengelola untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait akses masuk ke kawasan terintegrasi ini.

"Kordinasi ke pusat juga penting agar pengelola dan pemerintah daerah tidak mengambil kebijakan yang keliru," tegas Menteri Suharso.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya