Berita

Kepala Kementerian Pendidikan Tinggi Taliban Abdul Baqi Haqqani mengatakan bahwa fondasi pendidikan di Afghanistan harus ditegakkan kembali/Net

Dunia

Haqqani: Tidak Ada yang Diharapkan dari Pendidikan Afghanistan Selama 20 Tahun Terakhir

SENIN, 04 OKTOBER 2021 | 23:46 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Tidak ada hal yang bisa diharapkan dari pendidikan di Afghanistan selama 20 tahun terakhir.

Begitu kata Kepala Kementerian Pendidikan Tinggi Taliban Abdul Baqi Haqqani pada pertemuan resmi yang digelar dengan sejumlah profesor universitas di Afghanistan pada awal pekan ini.

Pada kesempatan itu, dia mengatakan bahwa fondasi pendidikan di Afghanistan harus ditegakkan kembali dan mahasiswa harus dididik sesuai nilai sejak awal.


Di samping itu, Haqqani juga mengatakan bahwa guru harus dilatih untuk mendidik generasi berikutnya "dengan cara yang bermanfaat bagi kita".

Sektor pendidikan merupakan hal yang disoroti oleh kelompok Taliban usai menguasai kembali Afghanistan pertengahan Agustus lalu.

Segera setelah berkuasa, Taliban merombak banyak hal dalam sektor pendidikan di negara itu, termasuk pembatasan dan aturan ketat bagi pelajar wanita.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya