Berita

Yuni Shara memadukan batik dengan celana jeans/Net

Hiburan

Hari Batik Nasional, Yuni Shara: Buat Batik Lebih Modern agar Dicintai Milenial

SABTU, 02 OKTOBER 2021 | 13:39 WIB | LAPORAN: OPI YUNARI PURWANINGSIH

Busana berbahan etnik seperti ulos, songket dan batik bagi Yuni Shara bisa dibilang salah satu yang kerap dipakainya. Maklum, profesinya sebagai penyanyi keroncong, kerap membuatnya tampil resmi di berbagai acara.

Bicara mengenai batik, kakak kandung dari Krisdayanti ini menggatakan jika ia melihat minat memakai busana yang menggunakan kain seperti batik ini masih kurang, meskipun saat ini sudah ada Batik Day di instansi pemerintahan ataupun kantor-kantor.

“Bukan karena rasa nasionilismenya kurang atau enggak suka, tapi mungkin karena model yang ada di pasaran masih kurang simpel dan mengikuti jiwa anak milenial seperti sekarang ini,” ujar Yuni via sambungan telepon kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (2/9).


Kedepannya kalau memang look batik yang banyak dijual masih seperti ini, kata sosok ayu bernama asli Wahyu Setyaning Budi, anak-anak muda akan memakai batik hanya karena keharusan saja atau pada event-event tertentu saja.

“Agar menarik, misal, ada anak muda yang sudah mulai suka Batik Lasem dan kemudian memadupadankan penggunaan batiknya ini dengan celana denim yang modelnya sobek-sobek yang keren, biarkan saja dulu. Atau ada yang memakai batik dengan style Korean Look, jangan dilarang," tutur Yuni.

Dengan demikian, maka para kaum milenial bisa saja lama-kelamaan akan menjadi suka. Karena pada dasarnya, anak muda tidak akan suka dengan peraturan mengikat.

Yuni menegaskan, menggunakan batik bukan berarti tidak bisa dimodifikasi. Dengan model yang keren, penggunakaan aksen lainnya akan lebih menarik.

“Semoga lebih banyak desainer-desaner muda muncul dengan ide kreatif yang kekinian dan membuat look batik menjadi modern. Dan pastinya membuatnya dengan harga yang terjangkau. Simpel, kekinian, dan enggak mahal," tutup Yuni berkenaan Hari Batik Nasional yang jatuh pada hari ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya