Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno/Net

Politik

RKS Pulau Lombok Kecewa dengan Pernyataan Oknum yang Mengaku Jubir Sandiaga

SABTU, 02 OKTOBER 2021 | 02:39 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Relawan Kawan Sandi (RKS) kecewa disebut sebagai pengganggu kerja Sandiaga Salahudin Uno setelah deklarasi dukungan di Lombok Beberapa waktu lalu.

Menurut salah satu relawan Kawan Sandi, Ahmad Roji mengatakan, deklarasi yang dilakukan oleh dirinya dan relawan lain sebagai bentuk dukungan terhadap Sandiaga Uno untuk maju memimpin Indonesia.

“Jadi kalau dibilang mengganggu kita kecewa banget, karena apa yang kita lakukan adalah murni aspirasi arus bawah yang menghendaki perbaikan hidup,” kata Ahmad Roji dalam keterangan tertulis, Jumat (1/10).


Oleh karenanya, dia bersama RKS Pulau Lombok menyatakan Kecewa terhadap Juru bicara Sandiaga Uno yang telah Menuduh Relawan Kawan Sandi sebagai penganggu. Atas Kesadaran itulah Kami Relawan Kawan Sandi (RKS) Pulau Lombok Terdiri dari Lintas Profesi, Lintas Suku, Lintas Agama dan Lintas Generasi Mendorong Bapak Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Calon Presiden 2024.

"RKS Pulau Lombok bukanlah pejabat atau kumpulan masyarakat yang mampu karena RKS Pulau Lombok adalah masyarakat biasaya dan ingin berjuang Sandiaga Salahuddin uno," kata Ahmad Roji.

Oleh karenanya, Roji menyayangkan oknum Juru Bicara Sandiaga Uno yang tidak peka terhadap aspirasi Rakyat. Dia juga Mempertanyakan Status Juru Bicara Sandiaga Uno apakah ada Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Jubir.  

Setelah dicek ternyata oknum itu mengangkat diri sendiri sebagai Jubir tanpa legalitas formal baik dari pribadi Sandiaga Uno maupun Sebagai menteri. Diduga kuat memiliki hidden agenda untuk menjauhkan figur Sandiaga Uno dengan Rakyat Kecil.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya