Berita

Dutabesar RI untuk Rusia merangkap Belarus Jose Tavares dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko/Ist

Dunia

Serahkan Surat Kepercayaan Kepada Presiden Belarus, Dubes Jose Tavares Resmi Bertugas

JUMAT, 01 OKTOBER 2021 | 23:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Jose Tavares secara resmi memulai tugasnya.

Bertempat di Istana Kemerdekaan, Minsk, Belarus, pada Kamis (30/9), Dubes Tavares menyerahkan letter of credence atau surat kepercayaan kepada Presiden Alexander Lukashenko.

Penyerahan surat kepercayaan juga dilakukan bersama delapan dubes negara-negara sahabat, dan disambut oleh Presiden Lukashenko. Mereka dari Afrika Selatan, Armenia, Azerbaijan, India, Lebanon, Malaysia, Mongolia, dan Tunisia.


“Bermulanya tugas diplomatik para dutabesar yang hadir pada kesempatan hari ini bertepatan dengan transformasi penting di Belarus, dalam rangka mempertahankan momentum pembangunan sosial dan untuk menyesuaikan kebijakan dalam dan luar negeri Belarus," ujar Presiden Lukashenko.

Lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi, Presiden Lukashenko secara khusus menyoroti hubungan bilateral dengan Indonesia melalui pidatonya. Ia menekankan potensi ekonomi dan sumber daya manusia Indonesia.

Ia menyebut, Indonesia bukan hanya tujuan wisata, tetapi juga negara dengan ekonomi yang sedang berkembang pesat, serta memiliki potensi sumber daya manusia dan ilmu pengetahuan yang tinggi.

“Belarus juga melihat Indonesia sebagai key partner dalam peningkatan hubungan ASEAN dengan Eurasian Economic Union (EAEU). Presiden Lukashenko dalam sambutannya menekankan komitmen Belarus dalam membangun kerja sama yang konstruktif dengan seluruh negara anggota ASEAN," terang Dubes Tavares.

Beberapa bulan sebelumnya, tepatnya pada 18 Mei 2021, Dubes Tavares juga telah menyampaikan surat kepercayaan kepada Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Moskow.  

Dubes Tavares dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, di Istana Negara pada 26 Oktober 2020, dan tiba di Moskow pada tanggal 13 Desember 2020.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya