Berita

Aksi protes perempuan di Afghanistan terhadap aturan Taliban/Net

Dunia

#DoNotTouchMyClothes, Perempuan Afghanistan Gelar Protes Tolak Aturan Taliban Larang Pakaian Warna-warni

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2021 | 22:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aturan Taliban semakin mengekang kebebasan perempuan Afghanistan. Setelah membatasi hak perempuan untuk bekerja dan mendapat pendidikan, Taliban mengumumkan larangan kaum hawa memakai pakaian berwarna.

Dalam sebuah wawancara dengan Tolo TV beberapa hari lalu, Taliban menyebut, ketika perempuan menggunaan pakaian warna-warni dan sepatu hak tinggi, mereka akan menarik perhatian laki-laki.

Sebagai aksi protes, perempuan-perempuan Afghanistan berkumpul di Kabul selama beberapa hari terakhir.


Menurut laporan Aamaj News, pada Kamis (30/9), protes dilakukan di sebuah taman di Kabul, dan sempat ditanggapi oleh kekerasan oleh Taliban.

Para perempuan menggelar tikar, membawa makanan dan minuman, tidak lupa juga membawa kertas berisi slogan-slogan. Menunjukkan penolakan terhadap aturan Taliban, mereka juga memakai pakaian berwarna-warni.

"Ini adalah hak kita untuk belajar dan memakai pakaian warna-warni," begitu tulisan dalam sebuah kertas yang dipegang oleh para perempuan.

Di media sosial, tagar #DoNotTouchMyClothes bermunculan. Para perempuan Afghanistan tampak mengunggah foto-foto mereka yang mengenakan pakaian tradisional Afghanistan sembari memberikan tagar tersebut sebagai aksi protes terhadap Taliban.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya