Berita

Calon Kanselir Jerman, Olaf Scholz/Net

Dunia

Inggris Krisis BBM, Jerman: Konsekuensi dari Brexit

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2021 | 14:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Krisis bahan bakar minyak (BBM) akibat kurangnya pengemudi truk di Inggris belum tertangani, dan telah memicu perhatian negara-negara tetangga.

Kandidat pengganti Kanselir Jerman Angela Markel, Olaf Scholz menyebut, situasi yang dialami oleh Inggris saat ini terjadi lantaran keputusan mereka untuk keluar dari Uni Eropa atau yang dikenal dengan Brexit.

"Pergerakan bebas buruh adalah bagian dari Uni Eropa, dan kami bekerja sangat keras untuk meyakinkan Inggris agar tidak meninggalkan serikat," ujar politisi Partai Sosial Demokrat (SPD) itu, seperti dimuat Sputnik, Rabu (29/9).


Meski begitu, Scholz yang telah meraih kemenangan tipis di pemilihan parlemen Jerman pada Minggu (26/9) berharap Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dapat menghadapi konsekuensi akibat Brexit itu.

"Sekarang mereka memutuskan berbeda, dan saya berharap mereka akan mengatasinya, karena saya pikir itu selalu merupakan ide penting bagi kita semua untuk mewujudkan akan ada hubungan baik antara Uni Eropa dan Inggris, tetapi ini adalah masalah yang harus dipecahkan," jelasnya.

Salah satu saran yang disampaikan Scholz kepada London untuk menyelesaikan persoalan ini adalah dengan mempertimbangkan meningkatkan gaji dan kondisi kerja di industri truk.

"Mungkin ada hubungannya dengan upah. Jika Anda memahami bahwa menjadi sopir truk adalah sesuatu yang disukai banyak orang dan Anda tidak merasa cukup, ini ada hubungannya dengan kondisi kerja dan ini adalah sesuatu yang harus dipikiran," terangnya.

Jerman, seperti sejumlah negara anggota Uni Eropa lainnya, tidak asing dengan kekurangan sopir truk. Namun, perusahaan-perusahaan di blok Eropa dapat mengandalkan warga negara dari negara tetangga mereka untuk memperbaiki kekurangan dan menghindari panic buying seperti yang saat ini terjadi di Inggris.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya