Berita

Pendiri PDI, Sabam Sirait/Net

Politik

Sampaikan Duka Mendalam, Ketua PDIP: Sabam Sirait Tokoh Senior yang Jasanya Telah Mewarnai Perjalanan Bangsa

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2021 | 01:02 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Duka cita mendalam disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Eriko Sotarduga atas meninggalnya pendiri PDI, Sabam Sirait.

Sabam yang juga anggota DPD RI tutup usia di umur 85 tahun di RS Siloam Karawaci.

“Keluarga besar PDI Perjuangan menyampaikan dan dapat merasakan duka cita yang mendalam atas berpulangnya senior dan penandatangan deklarasi PDI tanggal 10 Januari 1973,” kata Eriko kepada wartawan, Kamis dinihari (30/9).


Dalam pesannya, Eriko menilai Sabam Sirait adalah tokoh senior yang jasa-jasanya telah mewarnai perjalanan bangsa ini.

Dia juga menegaskan bahwa mengatakan seluruh keluarga besar PDIP akan meneruskan cita-cita dan perjuangan almarhum.

“Mewakili DPP Partai, kami mendoakan keluarga yang ditinggalkan dan diberikan kekuatan dan penghiburan yang sejati-jatinya dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” tutupnya.

Sabam yang lahir di Tanjungbalai, Sumatera Utara, pada 13 Oktober 1936 merupakan politisi ulung yang pernah menjabat sebagai pejabat Sekretaris Jenderal Partai Kristen Indonesia (Parkindo) periode 1963 hingga 1967.

Kemudian pada tahun 1967 hingga 1973, Sabam ditetapkan sebagai sekjen resmi Parkindo.

Ayah dari politisi PDIP, Maruarar Sirait ini merupakan salah satu pendiri dari Partai Demokrasi Indonesia saat fusi pada tahun 1973. Sejak saat itu juga, Sabam menjadi sekjen PDI hingga tahun 1986.

Setelah PDI berubah menjadi PDI Perjuangan, Sabam juga sempat didaulat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu).

Sabam Sirait telah memulai karir sebagai anggota DPR RI sejak tahun 1967. Sempat juga menjadi anggita Dewan Pertimbangan Agung di era Orde Baru. Pada Pemilu 2019 lalu, Sabam terpilih sebagai anggota DPD RI dari Jakarta.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya