Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Politik

Kader Muda Golkar Dukung Ide Kapolri Rekrut 56 Pegawai KPK Gagal TWK

RABU, 29 SEPTEMBER 2021 | 14:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Keputusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merekrut 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang gagal tes wawasan kebangsaan (TWK) didukung banyak kalangan.

Wakil Sekretaris DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI)Supardiono mengapresiasi rencana besar Kapolri. Ia menilai, Jenderal Sigit bijaksana karena berani menyelamatkan 56 pegawai KPK untuk menguatkan organisasi Polri.

Dijelaskan kader muda Golkar itu, seperti yang sudah disampaikan orang nomor satu di Polri bahwa perekrutan itu karena Korps Bhayangkara mendapatkan tugas tambahan.


Wakil ketua DPD Golkar Jambi itu mengaku kagum dengan jiwa kepemimpinan dan kebangsaan mantan Kapolda Banten itu.

"Saya berharap segera ada titik temu dalam menentukan nasib 56 orang tersebut dan mereka bisa langsung di angkat menjadi ASN di bawah Kepolisian Republik Indonesia,“ ujar supardiono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu siang (29/9).

Ada beberapa hal yang mendasari Polri ingin menarik 56 pegawai KPK yang gagal dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Selain memenuhi kebutuhan organisasi, juga terkait pengembangan tugas di Bareskrim pada Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Ditipidkor).

“Khususnya di Tipikor (tindak pidana korupsi). Di mana ada tugas-tugas tambahan terkait dengan upaya-upaya pencegahan dan ada upaya-upaya lain yang harus kita lakukan dalam rangka mengawal penanggulangan Covid dan juga pemulihan ekonomi nasional, serta kebijakan-kebijakan strategis yang lain,” kata Kapolri disela kunjungan kerjanya di Papua, Selasa (28/9).

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya