Berita

Menteri Luar Negeri China Wang Yi/Net

Dunia

Wang Yi: daripada Berseliweran di Sekitar China, NATO Lebih Baik Fokus ke Transatlantik

RABU, 29 SEPTEMBER 2021 | 08:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) seharusnya okus pada isu-isu transatlantik, daripada menyebar kekuatan di dekat China.

Begitu kritik yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi ketika melakukan dialog formal secara virtual denagn Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Senin (27/9).

Dengan tegas, Wang menyatakan penentangan Beijing atas operasi NATO di sekitar China, dengan kapal dan pesawat militernya hilir mudik dalam beberapa tahun terakhir.


"Kawasan Asia-Pasifik tidak membutuhkan blok militer baru, juga tidak boleh ada konfrontasi antara kekuatan besar, apalagi klik yang dirancang untuk menghasut Perang Dingin baru," kata Wang, seperti dimuat News Week.

"NATO harus mematuhi posisi geografis aslinya," tambah dia,

Lebih lanjut, Wang mengatakan, NATO harus mengambil pandangan yang rasional dan objektif mengenai China. Keduanya tidak boleh memberikan informasi yang salah, kebohongan, dan rumor.

Di sisi lain, Stoltenberg mengatakan, NATO tidak akan pernah menganggap China sebagai musuh. Tetapi Beijing harus mematuhi aturan internasional dan transparan perihal program senjata nuklirnya.

"China belum, dan tidak akan, menjadi musuh NATO," kata Stoltenberg.

Kebijakan NATO secara tradisional berpusat pada ancaman yang dirasakan Rusia terhadap Eropa, tetapi aliansi tersebut membuat banyak referensi tentang kekhawatiran seputar ambisi China ketika Presiden Joe Biden mengunjungi markas besarnya di Brussels pada  Juni.

Komunike NATO, yang mendapat tanggapan kuat dari Beijing, mencerminkan pandangan mayoritas tentang pertumbuhan militer China, dan terutama pengaruh politiknya yang meningkat di seluruh dunia.

Beberapa anggota, terutama Prancis, juga telah mempertanyakan keterikatan NATO terhadap isu mengenai China.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya