Berita

Sekretaris Fraksi Nasdem, Saan Mustopa/Net

Politik

Susul Golkar dan PAN, Nasdem juga Setuju Pemilu Serentak Digelar 15 Mei 2024

SELASA, 28 SEPTEMBER 2021 | 17:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Fraksi Partai Nasdem DPR RI memastikan diri akan sejalan dengan usulan pemerintah soal jadwal pencoblosan Pemilu Serentak 2024 yang diputuskan tanggal 15 Mei sebagaimana disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD.

"Fraksi NasDem di Komisi II mendukung usulan pemerintah terkait dengan waktu pelaksanaan Pemilu (2024) tanggal 15 Mei," ujar Sekretaris Fraksi Nasdem, Saan Mustopa, kepada wartawan, Selasa (28/9).

Ada dua pertimbangan mengapa Partai Nasdem mendukung tanggal yang ditetapkan pemerintah.


Pertama, efisiensi anggaran Pemilu dan Pilkada 2024. Sebagaimana disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kepada Komisi II DPR, anggaran hajat demokrasi Pemilu Serentak 2024, butuh biaya hingga Rp 86 triliun.

"Sedangkan Pilkada Serentak Rp 26 triliun," katanya.

Fraksi Nasdem, lanjut Saan, pun menilai jumlah tersebut tidaklah sedikit. Apalagi, Indonesia tengah menghadapi dampak pandemi Covid-19.

"Itu harus kita efisiensi, bagian mana yang kita efisien kan tentu melihat tahapan tahapannya semua," terangnya.

Alasan kedua, menghindari proses transisi pemerintahan lama ke yang baru. Menurutnya, jika pencoblosan dilakukan pada Februari 2024, proses transisi akan terjadi selama 8 bulan.

"Itu ada dinamika politik yang efeknya kurang bagus," demikian Saan. 

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Restorative Justice Jadi Komedi saat Diucapkan Jokowi

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:08

Pembentukan Dewan Perdamaian Trump Harus Dikritisi Dunia Islam

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:00

Eggi Sudjana Pengecut, Mau Cari Aman Sendiri

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:15

Beasiswa BSI Maslahat Sentuh Siswa Dhuafa

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:12

Purbaya Bakal Sidak Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:03

Kirim Surat ke Prabowo, Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:32

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Jomplang dengan Nasib Guru Madrasah

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:17

Dukung Prabowo, Gema Bangsa Bukan Cari Jabatan

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:01

Lingkaran Setan Izin Muadalah

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:38

Polri di Bawah Presiden Amanat Reformasi dan Konstitusi

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:13

Selengkapnya