Berita

Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi/Net

Dinamika

TalentHub Hadir Jawab Tantangan Angkatan Kerja ke Depan

SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 22:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Indonesia akan memasuki puncak bonus demografi pada periode 2020-2030. Pada periode tersebut, struktur penduduk Indonesia sebagian besar akan diisi oleh penduduk usia muda.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan,  Anwar Sanusi, saat menjadi narasumber pada Diskusi bertajuk Ekonomi dan Ketenagakerjaan di Era Kenirmalan Baru secara virtual, Senin (27/8).

"Angkatan kerja ke depan akan lebih banyak diisi oleh anak-anak muda. Kalau ini kita tidak kelola dengan baik, maka akan menjadi pembuangan energi yang cuma-cuma," ujar Anwar.


Anwar mengatakan, dalam menyikapi tantangan ketenagakerjaan ke depan tersebut, Kemnaker menyiapkan sejumlah program, seperti program TalentHub.

"Kita ingin TalentHub, termasuk digital talent hub bekerja sama dengan negara-negara ASEAN untuk membuat tempat-tempat keunggulan bagi anak-anak talenta muda, misalnya terkait digital agar mereka bisa bekerja sama," ucapnya.

Sekjen Anwar menyatakan, dalam program TalentHub ini, Kemnaker akan memberikan fasilitasi berupa pelatihan, mentoring, coaching, dan pengembangan kewirausahaan di bidang digital dan digital kreatif, termasuk memberikan pengetahuan baru terkait Future Job melalui podcast. Melalui fasilitas ini, Kemnaker memiliki target melahirkan wirausaha baru di bidang digital dan digita kreatif.

"Sebagaimana yang selalu disampaikan Bu Ida Fauziyah, harapannya TalentHub ini juga akan memberikan dampak bola salju berupa peningkatan lapangan kerja dan ekonomi masyarakat," katanya.

Lebih lanjut Ia menyatakan, TalentHub di Indonesia tengah dikembangkan di sejumlah kota, seperti di Bandung, Serpong, dan Batam. Kemnaker juga membuka Talent Corner yang berada di seluruh BLK-UPTP yang ada di beberapa kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

"Talent corner itu sebuah pojok di mana anak muda ketika mengikuti pelatihan, mereka kita berikan ruang leluasa, dan kadang kala kita undang juga lembaga-lembaga keuangan untuk bisa membantu," ucapnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya