Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno/Repro

Politik

Optimalkan Potensi Wisata Halal, Sandiaga Kaji Wacana Kedirjenan Khusus di Kemenparekraf

MINGGU, 26 SEPTEMBER 2021 | 23:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perlu ada pembahasan secara menyeluruh terkait wacana menghadirkan kedirjenan khusus wisata halal di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Hal itu menyusul tekad Indonesia menjadi negara destinasi wisata halal terbaik di dunia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, perlu kajian menyeluruh bersama pihak terkait. Tidak terkecuali Komisi X DPR RI yang merupakan mitra kerja Kemenparekraf.

"Mengenai kedirjenan ini menurut saya harus dibahas secara holistik, karena ada juga dorongan dari temen-temen baik di komisi X maupun dari stakeholder pemangku kepentingan industri," kata Sandiaga Uno dalam keterangannya, Minggu (26/9).


Sandiaga mengatakan, potensi wisata halal di Indonesia memang begitu besar. Sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, potensi itu bisa digarap terutama untuk memfasilitasi wisatawan Nusantara.

"Pada intinya kita sedang mereview secara menyeluruh tentang pariwisata halal ini, karena friendly moslem travel merupakan potensi yang sangat besar," tuturnya.

Maka dari itu, Politisi Partai Gerindra ini menegaskan bahwa pihaknya akan menyelaraskan dengan kebutuhan pasar muslim atau wisata halal.

"Yang ternyata pasar terbesar itu dari negara kita sendiri dari wisatawan Nusantara," katanya.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini melihat perlu ada upaya untuk mengintegrasikan suatu regulasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi potensi serta menggerakkan pariwisata halal di dalam negeri menjadi peluang-peluang besar.

Selain itu, Sandiaga juga menilai peluang pengembangan wisata halal Indonesia berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan-wisatawan Nusantara ataupun mancanegara, dan yang paling penting adalah membuka lapangan kerja.

Akan tetapi di sisi yang lain, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Sandiaga merasa ironis jika Indonesia masih mengimpor produk halal dari luar.

"Saya melihat bahwa kita harusnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri, dan inilah yang kita dorong di produk-produk ekonomi kreatif," demikian Sandiaga.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya