Berita

Menko Perekonomian dan juag Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Bahlil Lahadalia: Duet Airlangga dan Luhut Berdampak Positif bagi Indonesia

MINGGU, 26 SEPTEMBER 2021 | 18:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengapresiasi peran Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dalam penanganan pandemi Covid-19.

Bahlil menyatakan itu saat mengikuti rilis survei Indikator Politik Indonesia bertajuk Evaluasi Publik Terhadap Penanganan Pandemi, Pemulihan Ekonomi dan Demokrasi secara virtual, Minggu (26/9).

Menurut Bahlil, peran Airlangga dan Luhut dapat memberikan dampak positif bagi Indonesia.


“Duet Pak Airlangga dan Pak Luhut sangat positif untuk Indonesia. Alhamdulillah perlahan (kasus) mulai menurun. Sekarang kita dalam posisi rendah. Duet yang sangat positif,” kata Bahlil.

Bahlil menyatakan, koordinasi keduanya membuat status pandemi semakin menurun. Dari sisi kinerja ekonomi, misalnya, Indonesia berhasil keluar dari resesi. Ini dampak pertumbuhan ekonomi kuartal dua 2021 mencapai 7,07 persen.

“Sesuai arahan Pak Jokowi, strategi pemerintah menangani pandemi itu dengan dua cara, gas dan rem. Remnya terkait penanganan pandemi, (sementara) gasnya tidak boleh membiarkan ekonomi terpuruk,” ungkap Bahlil.

Kinerja penanganan pandemi juga mendapat respons positif masyarakat. Ini tergambar dari hasil survei Indikator.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyatakan, ada perubahan dalam kondisi ekonomi nasional terkait dampak penanganan pandemi.

Dari hasil survei periode 30 Juli-4 Agustus 2021, hanya 12,6 persen masyarakat yang menilai kondisi ekonomi nasional dalam posisi baik.

“Dalam temuan terbaru, survei 17-21 September 2021, sebanyak 16,1 persen masyarakat menilai kondisi ekonomi nasional dalam kondisi baik,” kata Burhanuddin.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya