Berita

Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein/Net

Dunia

Dituding Tidak Netral Soal AUKUS, Menhan Malaysia: Kami Hanya Ingin Tahu Pandangan China

MINGGU, 26 SEPTEMBER 2021 | 11:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Malaysia hanya ingin melihat sikap China terhadap kesepakatan AUKUS (Australia, Inggris, Amerika Serikat), dan bukan untuk berada di bawah kendali Beijing.

Begitu yang ditegaskan oleh Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein ketika langkahnya untuk berhubungan dengan China perihal AUKUS dikritik.

Banyak pihak, terutama oposisi menuding pemerintah berusaha "menerima instruksi" dari China perihal respons menanggapi AUKUS.


Tetapi Hishammuddin menekankan, tidak salah bagi Malaysia untuk mencari tahu pandangan dan tanggapan China terhadap isu tersebut.

"Pernyataan (klaim Oposisi) tidak berdasar karena apa yang saya informasikan kepada Dewan Rakyat jauh dari mendapatkan instruksi dari China," katanya kepada wartawan di Kamp Ulu Tiram, Minggu (26/9).

Seperti dikutip The Star, Hishammuddin diminta untuk mengomentari pernyataan baru-baru ini dari oposisi bahwa Malaysia harus tetap netral dan tidak bersandar pada negara adidaya dunia mana pun, terutama terkait masalah Aukus.

Anggota parlemen Sembrong menjelaskan bahwa memiliki hubungan baik dengan China tidak berarti bahwa Malaysia akan mengkompromikan kedaulatan dan pendiriannya.

"Kekuatan yang dimiliki Malaysia adalah bahwa kami dekat dengan dua negara adidaya ini (AS dan China) dan hubungan kami (berdasarkan) saling menghormati antara AS dan China, dan mereka menghormati pendirian kami," ujarnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya