Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Net

Politik

Terganjal PDIP, Ganjar Pranowo Sebatas Penggembira Pilpres 2024

MINGGU, 26 SEPTEMBER 2021 | 07:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memang selalu moncer di setiap survei pilpres yang dilakukan sejumlah lembaga. Hanya saja kehebatan itu belum tentu menjadi jaminan Ganjar Pranowo bisa tampil di Pilpres 2024.

Salah satu ganjalannya, kata Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie adalah restu PDI Perjuangan.

"Saya kira wajar tokoh siapapun itu berada di singgasana dalam survei, tapi figur Ganjar saya lihat bakal terganjal pada Pilpres 2024 mendatang," katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu pagi (26/9).


Jerry Massie mengurai bahwa sehebat apapun tokoh dalam survei politik jika tidak memiliki kendaraan, maka akan mubazir. Untuk itu, restu PDIP sangat dibutuhkan bagi Ganjar Pranowo yang menjabat dua periode gubernur Jateng karena banteng moncong putih.

“Kalau Prabowo sudah jelas ada Gerindra, Puan Maharani bakal diusung PDIP, dan Golkar ada Airlangga Hartarto. Nah, Ganjar tak punya partai,” sambungnya.

Di satu sisi, kejutan demi kejutan di media sosial yang dilakukan Ganjar Pranowo di media sosial juga bukan garansi politik. Apalagi, model politik pencitraan seperti bersepeda dan foto selfie bareng warga sudah tidak lagi besar pengaruhnya dalam menggaet suara rakyat.

“Jadi Ganjar bakal terpental dalam pertarungan pilpres. Dia terhalang parpol pendukung dan berpotensi sebatas jadi pengembira saja,” tutup Jerry Massie.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya