Berita

Satbrimob Polda NTB melaksanakan penjemputan dan pengawalan vaksin Covid-19 Jenis Sinovac di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, NTB/Ist

Presisi

Penuhi Syarat World Superbike, NTB Bakal Habiskan 365 Ribu Dosis Vaksin dalam Seminggu

SABTU, 25 SEPTEMBER 2021 | 17:03 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Akeslerasi vaksinasi menjelang penyelenggaraan event internasional World Superbike di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat terus dikebut dan digalakan.

Hal ini dilakukan sebagai upaya percepatan laju vaksinasi Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Kabupaten Lombok Tengah. Dalam hal ini untuk mengejar target agar 70 persen penduduk di Lombok Tengah sudah divaksin sebagai syarat pelaksanaan World Superbike di Mandalika pada November 2021 mendatang.

Sebanyak 365 ribu dosis vaksin Sinovac kembali tiba di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu pagi (25/9). Vaksin itu nantinya akan didistribusikan ke sejumlah tempat di Bumi Seribu Masjid, wabil khusus untuk mempercepat vaksinasi di Lombok Tengah sebanyak 305 ribu dosis vaksin.


Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes), atas pengiriman vaksin itu. Dia memastikan akan membantu Gubernur NTB Zulkieflimansyah untuk menghabiskan vaksin tersebut.

"Prinsipnya, kami sebagai Kapolda NTB dan Danrem WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani bersama perangkat lainnya seperti tenaga kesehatan akan membantu Pak Gubernur dalam mempercepat vaksinasi," kata Iqbal dalam keterangannya.

Mantan Kadiv Humas Polri itu menyampaikan bahwa pihaknya bersama dengan TNI dan stake holder terkait siap menjawab
tantangan dari Kemenkes agar NTB, khususnya Lombok Tengah, melakukan percepatan vaksinasi. Karena di sisi lain, kata Iqbal masyarakat NTB antusias dengan program vaksinasi ini.

"Kami sambut tantangan baru Kemenkes RI dengan 305.560 dosis vaksin untuk Lombok Tengah. Minggu depan, kami habiskan," jelas dia.

Smentara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto menambahkan, bahwa 305.560 vaksin tersebut nantinya akan disuntikkan kepada masyarakat Lombok untuk dosis pertama. Sementara itu, sebanyak 2 ribu dosis akan disuntikkan ke masyarakat untuk dosis kedua.

"Sesuai arahan Pak Kapolda, kami diberikan target vaksinasi 41.081 dosis vaksin per hari di Lombok Tengah. Sejauh ini pelaksanaannya di lapangan terpantau baik," kata Artanto.

Artanto juga mengungkapkan sebelumnya NTB menerima 200 ribu dosis vaksin dari Kemenkes pada Senin (23/9). Dia mengungkapkan vaksin itu saat ini sudah didistribusikan sejumlah wilayah untuk mempercepat vaksinasi.

"Untuk menstimulus percepatan vaksinasi ini, Polda NTB mengerahkan seluruh kendaraan dan personelnya ke desa-desa yang jauh dari titik vaksinasi. Mereka dijemput, lalu setelah vaksin diantar kembali. Sekarang stigma masyarakat juga sudah berubah. Dulu masyarakat enggan menerima vaksin karena termakan hoaks, tetapi sekarang mereka sangat antusias," pungkas Artanto.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya