Berita

Ilustrasi pembunuhan/Net

Presisi

Prajurit TNI di Depok Ditikam hingga Tewas, Ini Motif Pelaku

JUMAT, 24 SEPTEMBER 2021 | 23:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Seorang prajurit TNI di Depok, Jawa Barat, menelan nasib nahas, saat ingin melerai perkelahian warga. Dia yang bernama Sertu Yordan Lopo, ditikam oleh seorang kawan yang ikut dalam perkelahian.

Atas perkara ini, Polres Metro Depok sudah menetapkan pelaku penusukan bernama Ivan (28) sebagai tersangka yang mengakibatkan tewasnya Sertu Yordan Lopo.

Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar menjelaskan, awal mula kejadian tewasnya Sertu Yordan Lopo adalah ketika ingin melerai perkelahian antara M dan A di Jalan Patombak, Harjamukti, Cimanggis, Depok.


Ivan mengira Sertu Yordan merupakan rekan dari A, padahal Sertu Yordan hanya ingin melerai perkelahian antara A dan M.

"Sertu Yordan Lopo, itu rupanya dibunuh dengan ditusuk oleh pelaku bernama Ivan Victor Dethan alias Ivan," ujar Imran Edwin dalam jumpa pers di Mapolres Depok, Jumat (24/9).

Akibat kejadian tersebut, Sertu Yordan Lopo mengalami luka di bagian dada sebelah kiri akibat tusukan pisau lipat. Setelah menusuk Sertu Yordan, Ivan sempat melarikan diri.

Namun, tak lama berselang polisi berhasil mengamankan Ivan yang kini sudah ditetapkan tersangka dan dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan atau Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun.

Namun dalam kesempatan yang sama, Ivan juga meminta maaf kepada keluarga korban dan juga instansi TNI atas kejadian ini.

"Saya meminta maaf kepada keluarga dan TNI, terima kasih," kata Ivan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya