Berita

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah/Ist

Dinamika

Di Likupang, Menaker Ida Buka Program Pemagangan di 5 Destinasi Wisata Super Prioritas

JUMAT, 24 SEPTEMBER 2021 | 19:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Salah satu upaya yang dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan untuk meningkatkan kualifikasi keterampilan sumber daya manusia (SDM) melalui dorongan program pemagangan.

Melalui program tersebut, diharapkan akan menciptakan SDM terampil yang dapat menyelesaikan tantangan di era digitalisasi dan dampak pandemi Covid-19.

Bertempat di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara pada Jumat (24/9), Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, melakukan Kick Off Pemagangan 5 Destinasi Wisata Super Prioritas.


Kick Off ini menandai dimulainya masifikasi penyiapan SDM terampil pada sektor pariwisata di 5 destinasi wisata super prioritas.

"Dalam program pemagangan, peserta mendapatkan pengalaman kerja di dunia kerja yang sesungguhnya, membentuk sikap mental, perilaku kerja, serta kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja," terang Ida dalam sambutannya.

Ia menuturkan, program pemagangan juga merupakan upaya pemerintah dalam menyongsong bonus demografi. Namun ia menekankan, program pemagangan adalah bagian dari pelatihan, dan bukan untuk mendapat tenaga kerja yang murah.

"Tapi justru untuk mendapatkan tenaga kerja kompeten sesuai dengan kebutuhan industri, dalam hal ini adalah industri wisata," tegasnya.

Kegiatan Kick Off Pemagangan 5 Destinasi Wiasata Super Prioritas sendiri dilaksanakan secara hybrid secara serentak di Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), dan Likupang (Sulawesi Utara).

Dalam kegiatan tatap muka, protokol kesehatan diberlakukan secara ketat.

Untuk memfasilitasi program ini, Kemnaker menjalin kerja sama dengan 46 perusahaan bidang pariwisata yang berada di sekitar 5 destinasi wisata super prioritas.

"Mudah-mudahan dengan adanya program pemagangan ini kita bisa meningkatkan kompetensi para pekerja sektor pariwisata untuk mendukung 5 destinasi wisata super prioritas," harap Ida.

Adapun progam pemagangan akan diikuti oleh 470 peserta untuk 25 jenis jabatan, yaitu Food And Beverage Service Product; Food And Beverage Service Service; Front Office; Housekeeping; Engineering; Akunting; Food And Beverage Service Kitchen; Food And Beverage Service Restaurant; Pelayan Restoran; Back Office; Kru Diving; Admin Finance; Banquet Attendant; General Staff Officer; Information Technology; Koki; Laundry; Laundry Attendant; Public Area; Reception; Room Attendant; Room Boy; Service; Teknisi; dan Waitress.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya