Berita

Bendera Jerman dan Swiss/Net

Dunia

Jelang Pemilu, Orang Kaya di Jerman Berlomba-lomba Pindahkan Aset ke Swiss

JUMAT, 24 SEPTEMBER 2021 | 17:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Orang-orang kaya di Jerman dibuat khawatir dengan kemungkinan kemenangan tokoh kiri dalam pemilu. Mereka bahkan berbondong-bondong memindahkan aset ke Swiss.

Menurut laporan Reuters pada Jumat (24/9), jika partai Sosial Demokrat (SPD) dari kiri-tengah dan Partai Hijau berkuasa, maka akan ada pengenalan kembali pajak kekayaan dan pengetatan pajak warisan.

"Untuk orang super kaya, ini sangat panas. Keluarga pengusaha sangat khawatir," kata seorang pengusaha pajak berbasis di Jerman.


Banyak negara memiliki aset di bank-bank besar di Swiss, seperti UBA, Credit Suisse, dan Juliur Baer.

Data dari Bank for International Settlements menunjukkan simpanan rumah tangga dan perusahaan Jerman di bank-bank di Swiss naik hampir 5 miliar dolar AS menjadi 37,5 miliar dolar AS pada kuartal pertama 2021, dan ini tidak termasuk saham, obligasi, atau produk keuangan.

"Banyak orang kaya, terutama pengusaha, khawatir akan ada pergerakan ke kiri di Jerman, tidak peduli bagaimana hasil pemilihannya," ujar kepala Eropa di Wealth Manager LGT Swiss, Florian Dürselen

Sebuah jajak pendapat pada Kamis (23/9) menunjukkan SPD memiliki 25 persen dukungan.

Selain mengalihkan asetnya, para pengusaha kaya di Jerman juga banyak berencana pindah ke lokasi dengan pajak rendah, seperti di sepanjang Danau Zurich.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya