Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Erdogan: Jika Taliban Berubah, Turki Siap Kerja Sama

JUMAT, 24 SEPTEMBER 2021 | 13:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintahan sementara Afghanistan di bawah rezim Taliban saat ini memang tidak inklusif, tetapi Turki siap bekerja sama jika mereka ingin berubah.

Di sela-sela pertemuan Majelis Umum PBB di New York, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki menyambut baik pesan awal Taliban untuk membentuk pemerintahan yang inklusif.

"Melihat pendekatan Taliban saat ini, sayangnya kepemimpinan yang inklusif dan menyeluruh belum terbentuk," ujar Erdogan, seperti dikutip Al Jazeera, Jumat (24/9).


Erdogan mengatakan, saat ini ada beberapa sinyal yang menunjukkan kemungkinan beberapa perubahan dalam pemerintahan Taliban, dengan harapan akan lebih inklusif.

"(Tapi) kami belum melihat ini. Jika langkah seperti itu dapat diambil, maka kita dapat beralih ke titik membahas apa yang dapat kita lakukan bersama," tambahnya.

Beberapa waktu lalu, Dutabesar Turki untuk Afghanistan Cihad Erginay melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Taliban Amir Khan Muttaqi.

Erginay memberikan komitmen untuk bantuan berkelanjutan dari Turki kepada rakyat Afghanistan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya