Berita

Sebanyak 456 peserta dikumpulkan di aula besar untuk mengikuti permainan, salah satu adegan film Squad Game/Net

Entertainment

Sudah Nonton Squid Game? Ada Petunjuk Rahasia Permainan yang Tidak Disadari Penonton

JUMAT, 24 SEPTEMBER 2021 | 09:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bagi yang sudah menonton serial ini, tahukah Anda bahwa sebenarnya penonton telah diberi 'petunjuk' mengenai permainan apa yang akan dihadapi di setiap sesinya?  

Serial drama Korea yang hit minggu ini, Squid Game, telah menyita perhatian. Film ini menduduki rating 8,3 di IMDb dan menjadi serial Korea terpopuler di AS. Penonton diajak berdebar di setiap episodenya. Mengerikan, tetapi penonton dibuat penasaran.

Sebanyak 456 peserta yang telah terpilih diharuskan mengikuti setiap sesi permainan. Peserta sebelumnya tidak diberi tahu permainan apa yang akan dihadapi. Namun, setiap yang kalah berarti akan menghadapi kematian.


Setiap sesinya adalah permainan tradisional anak-anak yang biasa dimainkan di Korea Selatan, juga di beberapa dunia dengan variasi yang berbeda. Seperti lampu merah-lampu hijau, tarik tambang, kelereng, potong dalgona, dan batu loncat.

Nampaknya mudah, tetapi tenggat wakru yang diberikan, aturan, dan hukuman mengerikan, menjadikan permainan itu ajang berdarah.

Para peserta dikumpulkan di aula besar. Satu hari ada satu kompetisi yang dihadapi. Di setiap kompetisi, ratusan peserta terbunuh karena gagal. Sehingga peserta yang tersisa berusaha mencari tahu apa permainan selanjutnya agar mereka bisa melakukan persiapan bahkan trik.

Jika penonton menyimak dengan baik, sebenarnya setiap permainan yang akan dimainkan telah ditunjukkan lewat siluet dan ilustrasi di dinding aula. Di sini, peserta sendiri tidak menyadarinya karena tertutup oleh ranjang peserta.

Petunjuk mulai terlihat saat ranjang-ranjang yang kosong -karena penghuninya telah tewas di setiap sesi permainan- disingkirkan.

Film yang syutingnya memakan waktu satu tahun ini, menduduki rangking 1 di 14 negara. Pemain utamanya Lee Jung-jae yang berperan sebagai Seong Gi Hun cukup apik memerankan tokoh utama yang miskin, berandal, dan belum bisa membahagiakan ibunya.

"Di awal permainan ada begitu banyak peserta, ratusan. Semua memenuhi ruangan aula, dan tempat tidur menutupi dinding sehingga tidak mungkin kami tahu (tentang petunjuk di dinding),” kata seorang netizen yang baru saja selesai menonton film ini, seperti dikutip dari Korean Boo.

"Ini gila. Saat tempat tidur menghilang satu per satu, Anda perlahan bisa melihat  gambar dalgona,” kata netizen lainnya.

“Aku bahkan baru menyadarinya setelah hanya ada 3 orang yang tersisa,” kata yang lain.

Petunjuk itu memang terlihat di akhirnya cerita dan itu mengejutkan. Lebih mengejutkan lagi dengan endingnya yang dramatis.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya