Berita

Perdana Menteri Australia Scott Morrison/Net

Dunia

Gagal Hubungi Macron, Morrison Siap Bersabar Perbaiki Hubungan Australia-Prancis

KAMIS, 23 SEPTEMBER 2021 | 12:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Australia bersedia bersabar untuk membangun kembali hubungan dengan Prancis setelah pembatalan kontrak kapal selam beberapa pekan lalu.

Berbicara di Washington pada Rabu (22/9), Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan dia telah mencoba mengatur percakapan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, tetapi sejauh ini tidak berhasil.

"Kesempatan untuk panggilan itu belum. Tapi kami akan bersabar," kata Morrison, seperti dikutip Reuters.


Morrison mengatakan, dia memahami kekecewaan Prancis dan menyadari akan membutuhkan waktu lebih banyak untuk menyelesaikannya.

"Saya menantikan dan ketika waktunya tepat dan ketika ada kesempatan, kita akan melakukan diskusi serupa," tambahnya.

Pekan lalu, Austrlia, Inggris, dan Amerika Serikat (AUKUS) memicu ketegangan dengan Prancis. Lewat pakta itu, Inggris dan AS berkomitmen mendukung Australia untuk mendapatkan kapal selam bertenaga nuklir.

Namun pakta itu membuat Australia membatalkan kontrak kapal selam dengan Prancis bernilai 60 miliar dolar AS.

Paris telah menarik dut besarnya dari Canberra dan Washington. Tetapi pada Rabu, Macron dan Presiden AS Joe Biden berbicara melalui telepon untuk memperbaiki hubungan. Prancis mengatakan duta besarnya akan kembali ke Washington minggu depan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya