Berita

Lava menghancurkan rumah-rumah di Pulau La Palma/Net

Dunia

Lava dan Abu Cair Menghancurkan Rumah-rumah di Pulau La Palma, 6.000 Penduduk Mengungsi

RABU, 22 SEPTEMBER 2021 | 06:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gunung berapi Cumbre Vieja di Pulau Canary, La Palma, Spanyol terus mengeluarkan lava dan abu cair, mendesak pemerintah setempat mengevakuasi 6.000 penduduk pada Selasa (21/9) karena kekhawatiran yang meningkat atas kemungkinan gas beracun.

Cumbre Vieja meletus pada Minggu (20/9). Lava dan abu cair terus mengalir dan kemungkinan akan terjadi selama berhari-hari, menurut pemerintah setempat. Sejauh ini tidak ada laporan cedera atau kematian.

Laporan terbaru menyebutkan, lebih dari 180 rumah telah hancur. Dari ribuan yang dievakuasi, 400 di antaranya adalah turis yang dievakuasi dari sebuah hotel di La Palma dan dibawa ke sebuah hotel di pulau terdekat Tenerife, kata pejabat setempat, kepada stasiun radio Spanyol SER dalam sebuah wawancara, seperti dikutip dari The Guardian.


Rekaman dari pulau menunjukkan setidaknya satu jalan raya terputus oleh dinding lava. Pejabat telah memperingatkan penduduk setempat untuk menjaga jarak dari letusan.

Kepala Dewan pulau itu, Mariano Hernández Zapata, mengatakan, dua atau tiga kali lipat jumlah rumah yang tenggelam akan bertambah lahar yang terus bergerak hingga Selasa.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan solidaritas dengan rakyat La Palma dalam sebuah posting Twitter. Dia mengatakan Eropa terus berhubungan dengan pihak berwenang Spanyol untuk menawarkan bantuan tambahan yang diperlukan.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez masih berada di La Palma, salah satu pulau kecil di kepulauan Kepulauan Canary di lepas pantai Atlantik Maroko, setelah bergegas ke sana pada hari Minggu untuk memantau situasi.

Menyusul penundaan perjalanannya ke New York untuk menghadiri Sidang Umum PBB, Sanchez dan pejabat lainnya pada Senin mengunjungi pusat evakuasi. Dia kemudian bisa melihat lebih dekat gunung berapi dan kehancurannya.

Institut Vulkanologi Kepulauan Canary (Involcan) menulis dalam sebuah pernyataan di Facebook pada hari Minggu bahwa lebih dari 25.000 gempa bumi telah terdeteksi dalam sembilan hari sebelumnya di sekitar gunung berapi Cumbre Vieja.

Laporan berita Spanyol mengatakan letusan besar terakhir dari gunung berapi itu terjadi 50 tahun lalu.

Kementerian Transportasi Spanyol mentweet bahwa mereka telah melarang kapal berlayar terlalu dekat dengan gunung berapi karena risiko yang ditimbulkan oleh lava yang mengalir ke laut.

Kepulauan Canary adalah tujuan wisata populer bagi pengunjung Inggris, Jerman, dan Eropa lainnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya