Berita

Penyerahan SK kepada DPW PPP Jatim/rmoljatim

Politik

Duet Munjidah Wahab-Habib Salim Quraisy Ditunjuk Pimpin PPP Jatim

RABU, 22 SEPTEMBER 2021 | 00:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur telah memiliki nahkoda baru. Puteri pendiri NU KH Wahab Chasbullah, yakni Nyai Munjidah Wahab, didapuk sebagai Ketua DPW PPP Jatim.

Ia didampingi Habib Salim Quraisy yang juga salah satu pengasuh pondok Pesantren Ahlussunnah Wal Jamaah, Brani, Probolinggo sebagai Sekretaris DPW PPP.

Sekretaris Jenderal DPP PPP, Arwani Thomafi mengatakan, duet Munjidah-Habib Salim diharapkan dapat mempercepat akselerasi konsolidasi PPP di Jawa Timur.


"Duet Bu Nyai Munjidah dan Habib Salim pimpin PPP Jawa Timur diharapkan dapat menguatkan konsolidasi PPP khususnya dalam menyambut Pemilu 2024," ujar Arwani di Kantor DPP PPP, Jakarta, Selasa (21/9).  

Arwani secara langsung menyerahkan Surat Keputusan DPP PPP tentang kepengurusan DPW PPP periode 2021-2026. Hadir dalam penyerahan itu Waketum DPP Ermalena. Kemudian Ketua DPP Ainul Yaqin dan Wasekjen Idy Muzayad.

Dari DPW Jatim hadir Habib Salim Qurasy, KH Mujahid Ansori, KH Ansori Baidhowi dan sejumlah kader PPP Jatim. Penyerahan SK dilakukan di Kantor DPP PPP di Jakarta.

Lebih lanjut, Gus Sekjen, demikian ia kerap disapa menyebutkan, duet dari kalangan pesantren dan habaib ini diharapkan dapat mengembalikan kejayaan PPP di Jawa Timur.

"Duet ini diharapkan dapat mengembalikan kejayaan PPP di Jawa Timur. Sejarah PPP khususnya di Jawa Timur tidak dapat dilepaskan dari peran kiai, habaib dan pesantren," tegas Arwani, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Nyai Munjidah Wahab saat ini menjabat sebagai Bupati Jombang. Ia juga menjabat sebagai Ketua DPC PPP Jombang. Munjidah Wahab merupakan salah satu puteri dari pendiri NU KH Wahab Chasbullah.

Sedangkan Habib Salim Quraisy sebelumnya merupakan Ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo. Ia menjadi salah satu pengasuh pondok pesantren Ahlussunnah Waljamaah di Brani, Kabupaten Probolinggo.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya