Berita

Menteri Pertanian Chen Chi-chung berbicara pada konferensi pers, Senin 20 September 2021/Net

Dunia

Gara-gara Cherimoya, Taiwan Ancam akan Seret China ke WTO

SELASA, 21 SEPTEMBER 2021 | 08:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan Bea Cukai China menghentikan impor buah cherimoya dan apel lilin dari Taiwan berbuntut panjang dan berujung ancaman dari Taipei yang mengatakan akan membawa masalah tersebut ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Administrasi bea cukai China pada Minggu (19/9) mengatakan telah berulang kali menemukan hama yang disebut Planococcus minor, sejenis kutu putih, pada buah yang dimaksud sehingga mereka memutuskan untuk menangguhkan proses impor mulai Senin (20/9).

Tanggapan kemudian muncul dari Menteri Pertanian Taiwan Chen Chi-chung, di mana dia mengatakan keputusan Beijing dibuat sepihak bahkan tanpa menyertakan bukti-bukti ilmiah.


"China telah bertindak secara sepihak, tanpa memberikan bukti ilmiah," kata Chen seperti dikutip dari Taipei Times.

"Kami tidak bisa menerima ini," kata Chen, menambahkan bahwa kantornya baru menerima pemberitahuan tentang keputusan China pada Minggu pukul 9 pagi.

Dalam pernyataannya, Chen juga mengatakan bahwa dewan akan mengalokasikan dana 1 miliar dolar Taiwan (36,05 juta dolar AS) untuk membantu mempromosikan penjualan domestik buah yang ditolak China tersebut dan memperluas penjualan mereka ke pasar luar negeri lainnya.

"Langkah-langkah lain akan mencakup perpanjangan waktu panen buah-buahan, yang biasanya dimulai pada bulan Desember, untuk memungkinkan petani menjualnya dalam jangka waktu yang lebih lama," kata Chen.

Kutu putih yang dimaksud hadir di banyak negara Asia, kata Chen, menambahkan bahwa seperti yang biasanya ditemukan di permukaan buah-buahan, praktik umum oleh negara pengimpor adalah mengasapi buah dengan metil bromida, sehingga pengiriman dapat melewati bea cukai.

Presiden Tsai Ing-wen juga telah menyatakan kecamannya atas langkah Beijing di akun Facebooknya pada Senin malam, dengan mengatakan bahwa pemerintah akan membantu dan melindungi petani dalam menghadapi tindakan China yang ia sebut 'gangguan pasar yang tidak masuk akal'.

Cherimoya, juga dieja chirimoya atau chirimuya bagi orang Inca, disebut 'saudara' dengan srikaya dan kerabat dekat sirsak. Sementara wax apple disebut juga apple lilin yang jika di Indonesia dianggap sama dengan jambu air.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Jejak Bakti Jenderal Sigit di Pelosok Negeri Bukti Pujian Presiden bukan Pepesan Kosong

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:27

Presiden Tiba di Kompleks Parlemen, Disambut Ketua DPD dan Ketua MPR

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:24

Sidang Tahunan 2026 Dipersingkat Mengejar Waktu Salat Jumat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:21

Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR, Megawati Absen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

Harga Minyak Dunia Turun 2 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

LSAK: Maraknya OTT KPK Isyaratkan Darurat Reformasi Sistem Pilkada

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:17

Pasar Karbon Berpotensi Tarik Investasi Hijau

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Saham Nokia Naik 3,31 Persen, Prospek Bisnis AI Jadi Perhatian

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Pengamanan Diperketat Jelang Sidang MPR-DPR, Rantis dan Helikopter Disiagakan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:02

Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah untuk Hindari Konflik Kepentingan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:00

Selengkapnya