Berita

Mantan Perdana Menteri Inggris Gordon Brown/Net

Dunia

Jadi Dubes WHO, Mantan PM Inggris Gordon Brown Ditugaskan Kumpulkan Dana dari Negara-negara Kaya

SENIN, 20 SEPTEMBER 2021 | 14:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memilih mantan Perdana Menteri Inggris Gordon Brown sebagai dutabesar untuk pembiayaan kesehatan global.

Dengan jabatan barunya itu, Brown ditugaskan untuk mengajak negara-negara kaya, khususnya G7 dan G20, untuk bekerja mencegah wabah di masa depan.

"Saya senang dan merasa terhormat bahwa Gordon Brown telah setuju untuk melayani sebagai dutabesar untuk pembiayaan kesehatan global," ujar Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Minggu (19/9).


Tedros mengatakan Brown merupakan seorang pemimpin yang dapat membentuk dan mendorong investasi masa depan yang kuat dan adil dalam hal kesehatan masyarakat global.

"Sebagai seorang teman lama Gordon, saya tahu bahwa dia akan membawa kecerdasannya yang tajam, komitmen tegas, dan rasa keadilan yang mendalam kepada duta besar ini," tambahnya.

Mendapatkan jabatan tersebut, Brown mengatakan ia akan fokus pada pembiayaan kampanye vaksinasi Covid-19 di seluruh dunia, serta melindungi negara-negara termiskin dari dampak pandemi.

"Tugas langsung kami adalah bekerja bersama untuk membiayai vaksinasi seluruh dunia dan melindungi negara-negara termiskin dari efek mengerikan Covid-19 dan penyakit lainnya," tegasnya.

Brown merupakan Perdana Menteri Inggris dan Pemimpin Partai Buruh periode 2007-2010, Kanselir Feachequer dari 1997-2007.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya