Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Salah satu penyintas serangan mematikan itu adalah Emal Ahmadi. Ia kehilangan putrinya, Malika, yang baru berusia 3 tahun ketika pesawat tak berawak milik AS membombardir mobil abangnya.
Kepada The Associated Press, Ahmadi mengungkap kemarahannya atas pernyataan Pentagon yang mengakui bahwa serangan mereka telah salah sasaran dan justru menewaskan warga dipil.
Populer
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
UPDATE
Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22
Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02
Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01
Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57
Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45
Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42
Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37
Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35
Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27
Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09