Berita

Wakil Presiden K-Sarbumusi Soeharjono/RMOL

Politik

Sarbumusi Tolak Rencana Pemerintah Naikkan Cukai Rokok

SABTU, 18 SEPTEMBER 2021 | 00:07 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Merespons rencana kenaikan cukai rokok, Dewan Pimpinan Pusat Konfederasi serikat Buruh Muslimin Indonesia DPP Sarbumusi menyatakan, penyerapan hasil panen akan anjlok 30 persen.

Sebab, saat ini ada sekitar 7 juta petani dan pekerja tembakau yang harus menghidupi keluarganya.

Wakil Presiden K-Sarbumusi Soeharjono menyatakan, dalam kondisi sekarang kenaikan cukai tidak akan efektif menaikan penerimaan negara.


Pendapat Soeharjono, semakin cukai rokok naik, harga rokok menjadi semakin tinggi, penjualan rokok menjadi semakin susah. Imbasnya, yang laku di pasaran adalah rokok rokok ilegal yang tidak menggunakan label cukai.

"Akibatnya penerimaan negara dari sisi cukai tidak akan efektif," demikian kata Soeharjono, Jumat (17/9).

Dalam pandangan Soeharjono, kenaikan cukai rokok disaat yang tidak tepat dikhawatirkan justru akan semakin memperparah derajat kesehatan kepada perokok. Sebab, perokok akan cenderung memilih rokok dengan kualitas yang lebih buruk.

Apalagi, kata Soeharjono tingkat pengangguran terus meningkat sebagai dampak pandemic Covid-19. Data yang ditemukan Soeharjono, tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2021 diperkirakan akan naik ke kisaran 7,15 persen-7,35 persen.

Dengan data pengangguran itu, Soeharjono berpendapat jika cukai rokok naik tingkat pengangguran terbuka akan lebih tinggi.

"Berdasarkan poin-poin pemikiran diatas DPP K-SARBUMUSI menyatakan menolak rencana pemerintah menaikkan cukai rokok," demikian sikap yang diwakili Soeharjono.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya