Berita

Aksi dukungan untuk Uighur/Net

Dunia

Tetap Bangun Hotel di Bekas Masjid Uighur yang Dibuldoser, Kampanye Boikot Hilton Dimulai

JUMAT, 17 SEPTEMBER 2021 | 16:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lebih dari 40 organisasi sipil Muslim-Amerika mengumumkan kampanye untuk memboikot Hilton Worldwide atas rencananya untuk membangun sebuah hotel di lokasi bekas masjid Uighur di Xinjiang, China.

Organisasi yang memimpin inisiatif itu adalah Council on American-Islamic Relations (CAIR) mengumumkan kampanye dalam konferensi pers di depan kantor Hilton di Virginia pada Kamis (16/9).

CAIR mengatakan pihaknya telah bernegosiasi secara tidak langsung dengan Hilton untuk membatalkan rencana mereka, namun hal itu tidak berhasil.


“Hari ini, kami mengumumkan kampanye boikot global terhadap Hilton,” kata direktur eksekutif CAIR Nihad Awad, seperti dikutip Al Jazeera.

Ia mengatakan, proyek tersebut merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang berkontribusi pada penghancuran budaya dan keyakinan Uighur.

“Anda dan saya memiliki pilihan untuk memilih ke mana harus pergi dalam perjalanan Anda atau melakukan pertemuan bisnis atau mengadakan acara, pernikahan atau perjamuan,” tambahnya.

Situs yang memicu boikot terhadap Hilton merupakan sebuah masjid di Prefektur Hotan yang dibuldoser oleh pihak berwenang Xinjiang pada 2018. Rencanaya Hilton akan mengubahnya menjadi hotel Hampton Inn.

Awad menyebut mereka diberi tahu mengenai proyek tersebut pada awal Juni. Kemudian pada Juli, komisi kongres AS bipartisan meminta Hilton Worldwide untuk tidak mengizinkan namanya dikaitkan dengan proyek hotel.

Menurut Kebijakan Strategis Australia, sekitar 16.000 masjid di 900 lokasi Xinjiang hancur, sebagian atau seluruhnya, antara 2017 dan 2020.

Menara-menara telah dipindahkan dari masjid-masjid, beberapa dihancurkan sama sekali di tempat-tempat yang diawasi ketat oleh China. Kehancuran telah diverifikasi oleh laporan di lapangan, dan membandingkan foto satelit dari tahun-tahun sebelumnya hingga sekarang.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22

Dari Korupsi BGN ke RUU HAM: Meninjau Korban yang Terlupakan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02

KSAU Resmikan Skadron Udara 18 di Lanud Halim, Perkuat Dukungan Penerbangan Kenegaraan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01

Pimpinan DPR Siap Temui Mahasiswa yang Demo di Parlemen Hari Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45

KPK Dalami Peran Mertua Menpora Dito Ariotedjo dalam Skema Kuota Haji 50:50

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42

BPJPH dan ESQ Siapkan SDM Tangguh Hadapi Wajib Halal 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35

Harga Minyak Dunia Stabil saat Selat Hormuz Kembali Dibuka

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos Imbau Pemda Perkuat Kolaborasi

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09

Selengkapnya