Berita

Migran Amerika Tengah baru-baru ini diusir dari wilayah Amerika Serikat El Paso, Texas, berkumpul di jembatan internasional Paso del Norte-Santa Fe, di Ciudad Juarez, negara bagian Chihuahua, Meksiko, pada 18 Maret 2021/Net

Dunia

Hakim Federal: AS Tidak Bisa Mengusir Keluarga Migran Hanya karena Kekhawatiran Penyebaran Covid-19

JUMAT, 17 SEPTEMBER 2021 | 12:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mengusir para pencari suaka, terutama anak-anak yang tanpa didampingi orangtua adalah sikap yang bertentangan dengan kemanusiaan, meskipun itu dilakukan di bawah perintah kesehatan masyarakat untuk penanggulan wabah Covid-19.

Pemerintah Inggris saat ini menghadapi kritik keras yang dilancarkan seorang hakim federal yang menyerukan agar AS berhenti melakukan pengusiran terhadap migran dan menangkap anak-anak meksiko di perbatasan dengan mengatakan bahwa itu adalah kesalahan besar bagi pemerintah.

Hakim Distrik Columbia Emmet Sullivan memberi pemerintah waktu dua minggu untuk menghentikan praktik yang menurutnya tidak itu perlu itu karena merampas hak orang-orang untuk mencari suaka di Amerika Serikat.


Dalam putusan yang telah lama ditunggu-tunggu, Sullivan mengakui bahwa putusan itu akan memaksa pemerintah untuk membuat keputusan yang sulit, tetapi ada cukup banyak tindakan yang dapat diambil untuk mengurangi penyebaran Covid-19 selain harus mengusir para migran.

“Mengingat luasnya ketersediaan pengujian, vaksin, dan langkah-langkah minimalisasi lainnya, MK tidak yakin bahwa penularan Covid selama pemrosesan perbatasan tidak dapat dimitigasi secara signifikan. Memang, pemerintah telah berhasil menerapkan langkah-langkah mitigasi terkait dengan memproses anak di bawah umur tanpa pendamping untuk meminimalkan risiko penularan Covid," bunyi putusan setebal 58 halaman itu.

Omar Jadwat, direktur Proyek Hak Imigran ACLU, sepakat dengan keputusan tersebut.

“Presiden Biden seharusnya mengakhiri kebijakan kejam dan tanpa hukum ini. Pengadilan telah melakukan hal benar, menolak kebijakan itu hari ini," katanya, seperti dikutip dari CBC, Jumat.

Pemerintahan Biden sedang mengevaluasi putusan itu dan tidak segera berkomentar apakah mereka berencana untuk mengajukan banding.

Pada bulan Agustus, lebih dari 70.000 keluarga migran diizinkan masuk ke AS, sementara sekitar 16.000 diusir, menurut data Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS.

Biden telah menghadapi kritik dari para pendukung imigran yang berpendapat kebijakan tersebut, yang diberlakukan di bawah pemerintahan Trump, mengkhianati sikap negara itu dalam menyambut pencari suaka dan dari Partai Republik yang mengklaim perubahan mendadak dalam kebijakan imigrasi memicu migrasi ke utara.

Para penentang Biden mengatakan bahwa tidak ada dasar kesehatan masyarakat yang sah, dan tidak ada otoritas hukum untuk merampas hak orang-orang untuk mencari perlindungan di Amerika Serikat dari penganiayaan di tanah air mereka dan bahwa itu pada dasarnya adalah kedok untuk kebijakan imigrasi yang membatasi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya