Berita

Penguin/Net

Dunia

Klub Siswa di Selandia Baru Temukan Fosil Penguin Raksasa Seukuran Manusia

JUMAT, 17 SEPTEMBER 2021 | 09:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekelompok anak-anak sekolah di Selandia Baru dilaporkan berhasil menemukan fosil penguain raksasa yang diidentifikasi sebagai spesies baru.

Anak-anak itu merupakan bagian dari Hamilton Junior Naturalist Club. Sejak 2006, klub itu memulai ekspedisi untuk berburu fosil di Pelabuhan Kawhia, Selandia Baru.

Dikutip dari Sputnik pada Jumat (17/9), mereka menemukan fosil seekor penguin raksasa seukuran anak-anak. Penemuan itu membuat para ilmuwan dari seluruh dunia segera menuju Selandia Baru untuk mengidentifikasi.


Presiden Hamilton Junio Naturalist Club, Mike Safely mengatakan, penemuan itu menjadi pengalaman yang akan diingat oleh anak-anak yang terlibat selama hidup mereka.

“Merupakan hak istimewa yang langka bagi anak-anak di klub kami untuk memiliki kesempatan menemukan dan menyelamatkan fosil penguin yang sangat besar ini," ujarnya.

“Menemukan fosil di dekat tempat tinggal kita mengingatkan kita bahwa kita berbagi lingkungan kita dengan hewan yang merupakan keturunan garis keturunan yang menjangkau kembali ke masa lampau,” tambahnya.

Sejumlah peneliti dari Massey University hingga Bruse Museum di Amerika Serikat (AS) berkumpul di Museum Waikato, Hamilton untuk menganalisis fosil tersebut.

Ahli paleontologi menggunakan teknologi pemindaian 3D untuk membandingkan fosil dengan versi digital tulang dari seluruh dunia.

Dosen zoologi dari Massey's School of Natural and Computational Sciences, Dr. Daniel Thomas, menetapkan bahwa fosil itu berusia antara 27,3 juta dan 34,6 juta tahun.

Thomas membandingkan spesies yang diidentifikasi dengan penguin Kairaku yang pertama kali dideskripsikan dari Otago, tetapi dengan kaki yang lebih panjang.

"Kaki yang lebih panjang ini akan membuat penguin jauh lebih tinggi daripada spesies Kairuku lainnya saat berjalan di darat, mungkin tingginya sekitar 1,4 meter, dan mungkin telah memengaruhi seberapa cepat ia bisa berenang atau seberapa dalam ia bisa menyelam," jelasnya.

“Merupakan hak istimewa yang nyata untuk berkontribusi pada kisah penguin yang luar biasa ini. Kami tahu betapa pentingnya fosil ini bagi banyak orang,” tambah dia.

Selandia Baru dikenal menyimpan fosil penguin tertua yang berasal dari era dinosaurus. Eksplorasi dan penemuan fosil baru yang berkelanjutan akan memberikan lebih banyak pengetahuan kepada para ilmuwan tentang bagaimana mereka berevolusi menjadi makhluk yang hidup di Antartika saat ini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya