Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang/RMOL

Politik

Minta Usulan Anggaran KPU Rp 86 T Ditinjau Ulang, Junimart: Ekonomi Sekarang Sangat Sulit

JUMAT, 17 SEPTEMBER 2021 | 01:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pimpinan Komisi II DPR RI belum bisa menerima pengajuan anggaran KPU RI senilai Rp 86 triliun untuk Pemilu dan Pilkada Serentak 2024. Apalagi, anggaran itu hanya untuk membiayai Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara.

Begitu dikatakan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang, usai rapat kerja bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan penyelenggara Pemilu di Gedung Kura-kura, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9).

"Mereka (KPU) membutuhkan Rp 86 T, yang mestinya cukup sampai Rp 20 T, kita tanya kenapa bengkak? Untuk (biaya) KPPS," jelas Junimart.


"Jadi anggaran ini bisa meningkat jauh hanya untuk pembiayaan para penyelenggara, bukan pembiayaan tahapan," sambung legislator PDI Perjuangan ini.

Junimart mengingatkan, bahwa Indonesia saat ini masih sibuk penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

"Ini kan ekonomi sekarang sangat sulit negara ini, pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, ya kita bantu lah pemerintah," terangnya.

Pihak KPU RI sebelumnya menjelaskan, anggaran sebesar Rp 86 triliun itu dibagi untuk pembiayaan tahapan setiap tahunnya. Mulai 2021 hingga 2025.

Rinciannya anggaran tahun 2021 sebesar Rp 8,4 T; tahun 2022 sebesar Rp 13,2 T; tahun 2023 sebesar Rp 24,9 T; tahun 2024 sebesar 36,5 T, dan terakhir tahun 2025 sebesar Rp 3 T.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya