Berita

Ketua KPU, Ilham Saputra/RMOL

Politik

Alasan Persiapan Logistik, KPU Bikin Panjang Waktu Kampanye Pemilu 2024

KAMIS, 16 SEPTEMBER 2021 | 13:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Waktu kampanye Pemilu tahun 2024 yang diusulkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal diperpanjang, atau berubah dari usulan pertama yaitu selama 4 bulan.

Ketua KPU, Ilham Saputra menerangkan, pihaknya sudah mempertimbangkan perpanjangan waktu kampanye. Di mana salah satu alasannya adalah karena ingin menyesuaikan dengan persiapan logistik Pemilu yang memakan waktu hingga 4 bulan.

"Oleh karenanya, usulan KPU kita menambahkan durasi kampanye dengan menyamakan durasi kampanye pada pelaksanaan pemilu 2019 yaitu selama 209 hari atau 7 bulan untuk menghindari potensi tidak tepatnya logistik datang ke TPS," ujar Ilham dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Gedung Kura-kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/9).


Menurut Ilham, durasi kampanye pemilu yang selama 120 hari itu jatuh mulai tanggal 21 Oktober 2023 hingga 17 Februari 2024. Dengan waktu kampanye yang lama itu, proses pengadaan logistik akan dimaksimalkan.

Karena berdasarkan kalkulasinya, Ilham menyebutkan waktu yang dibutuhkan untuk proses pra-pengadaan logistik biasanya dilakukan selama 1 bulan. Setelah itu, akan ada proses pengadaan logistik, dan kemungkinan adanya penambahan waktu jika ada kegagalan, maka dilakukan lelang kembali selama 2 bulan.

"Lalu pelaksanaan pekerjaan ini termasuk proses produksi sampai pengiriman kabupaten kota 3 bulan, pengelolaan gudang itu 50 hari," demikian Ilham.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya