Berita

Cuitan anggota parlemen dari oposisi Partai Sosialis Demokrat, DPS, Andrija Nikolic, yang menuduh pihak berwenang mendukung ideologi ekspansionis Serbia/Net

Dunia

Hari Persatuan Nasional: Bendera Serbia Berkibar di Seluruh Wilayah, Termasuk di Montenegro

KAMIS, 16 SEPTEMBER 2021 | 10:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bendera tiga warna; merah, biru, dan putih, terlihat berkibar di jendela-jendela rumah maupun di pagar dan di halaman rumah orang-orang Serbia di seluruh Balkan pada Rabu (15/9).

Serbia dan entitas yang didominasi Serbia Bosnia, Republika Srpska, pada hari Rabu merayakan hari libur yang baru diadopsi, yaitu Hari Persatuan, Kebebasan dan Bendera Nasional atau yang dikenal sebagai Hari Persatuan Nasional.  

Ini adalah tahun kedua peringatan Hari Persatuan, setelah Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengumumkannya pada Agustus 2020.


Peringatan dilakukan di Beograd, dengan presentasi senjata dan peralatan militer yang diselenggrakan Kementerian Pertahanan dan Angkatan Darat Serbia di Usce Park, dan pada malam harinya, Presiden Aleksandar Vucic memberikan pidatonya dengan didampingi oleh pemimpin Serbia Bosnia Milorad Dodik dan Patriark Gereja Ortodoks Serbia Porfirije.

Peringatan hari bersejarah itu juga dinikmati oleh warga di Montenegro.

Di Montenegro, Hari Persatuan Serbia dirayakan secara luas, dengan bendera Serbia berkibar di jalan-jalan utama Budva dan kota-kota lain dan di rumah-rumah pribadi di seluruh negeri.

Di kota pesisir Herceg Novi, Montenegro, konsulat dan kotamadya Serbia berencana mengadakan pertemuan di depan biara Savina, untuk merayakan hari raya tersebut.

Orang-orang Serbia yang ada di kota-kota di negara tetangga juga memasang bendera Serbia dia jendela rumah mereka.  

Namun, di antara hingar bingar perayaan, tidak semua pihak bisa ikut menikmati. Bagaimanapun, ada 1,3 juta etnis Serbia di Bosnia-Herzegovina, Montenegro, dan Kosovo. Dan negara-negara tetangga itu menyambut dingin perayaan itu.

Di Montenegro sendiri, masyarakat terbagi antara mereka yang mengidentifikasikan diri sebagai orang Montenegro dan mereka yang mengakui etnis Serbia.

Seorang anggota parlemen dari oposisi Partai Sosialis Demokrat, DPS, Andrija Nikolic, bahkan menuduh pihak berwenang mendukung ideologi ekspansionis Serbia.

“Pertunjukan hari ini dengan triwarna Serbia di kota-kota Montenegro menegaskan bahwa 'dunia Serbia' adalah ideologi yang didukung oleh dua pertiga dari otoritas Montenegro”, ujar Nikolic memposting di akun Twitter, merujuk pada partai-partai pro-Serbia dalam pemerintahan koalisi.

Di Kroasia, di mana komunitas Serbia jauh lebih sedikit, Presiden Dewan Nasional Serbia, SNV, Milorad Pupovac, mengatakan liburan baru Hari Persatuan Serbia akan ditandai sesuai dengan hukum Kroasia.

“Komunitas Serbia di Republik Kroasia, memiliki bendera nasional sendiri yang di sampingnya ada triwarna Kroasia,” kata Pupovac.

Ia berharap Hari Persatuan Serbia yang juga dirayakan oleh etnis Serbia di Kroasia tidak menimbulkan hal yang dapat mengganggu hubungan kedua negara.

Presiden Kroasia Zoran Milanovic telah mengingatkan agar Kroasia tidak bereaksi terhadap seruan untuk  mengibarkan bendera Serbia, yang bisa memicu konfrontasi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya