Pernyataan kontroversial penyanyi rap Nicki Minaj soal efek samping Covid-19 yang dia klaim bisa menyebabkan testis bengkak dan menyebabkan impotensi, mendapat tanggapan dari Penasihat Covid-19 Gedung Putih Anthony Fauci.
Kontroversi berawal ketika selebritas berusia 38 tahun itu mengatakan alasan mengapa dia tidak hadir di Met Gala yang mengharuskan semua undangan telah divaksin. Dalam sebuah cuitan di akun Twitternya pada Senin sore (12/9), Minaj mengatakan kekhawatirannya tentang vaksin, yang sekarang menjadi viral.
“Sepupu saya di Trinidad tidak mau mendapatkan vaksin setelah temannya yang disuntik vaksin menjadi impoten. Testisnya bengkak. Temannya itu beberapa minggu lagi akan menikah, dan gadisnya membatalkan pernikahan itu. Jadi berdoa saja, & pastikan kamu nyaman dengan keputusanmu,†tulis Minaj di akun Twitternya, seperti dikutip dari NY Post, Rabu (15/9).
Selama wawancara di CNN pada hari Selasa, Fauci ditanya oleh pembawa acara Jake Tapper apakah ada bukti bahwa suntikan Pfizer, Moderna atau Johnson & Johnson dapat berdampak buruk pada sistem reproduksi pria atau wanita, seperti yang diklaim Minaj.
“Jawaban untuk itu, adalah 'tidak'. Tidak ada bukti bahwa itu terjadi, juga tidak ada alasan mekanistik untuk membayangkan hal itu akan terjadi, jadi jawaban atas pertanyaan Anda adalah tidak,†jawab Fauci.
Fauci mengatakan tidak ada bukti yang membuktikan vaksin Covid-19 mengakibatkan testis bengkak.
Dokter penyakit menular teratas itu menambahkan bahwa boleh saja Nicki Minaj mengatakan pendapatnya, tetapi penyanyi itu harus berhati-hati tentang apa yang dia posting, tentang bug mematikan di media sosial, di mana dia memiliki lebih dari 22 juta pengikut di Twitter.
"Dia harus berpikir dua kali untuk menyebarkan informasi yang benar-benar tidak memiliki dasar, dan bukan itu yang dimaksud dengan sains," kata Fauci.
Dalam tweet lain, Minaj berkata: “Mereka ingin Anda divaksinasi untuk (acara) Met. Jika saya divaksinasi, tidak untuk Met. Itu akan terjadi setelah saya merasa telah melakukan penelitian yang cukup. Aku sedang melakukannya sekarang.â€
Pelantun 'Starships' itu didesak oleh beberapa pengikutnya untuk memikirkan kembali pendiriannya tentang vaksin, mengutip penelitian oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit yang menunjukkan bahwa vaksin itu efektif untuk mencegah orang tertular kasus fatal.
Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara
Senin, 27 April 2026 | 03:59
Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK
Senin, 27 April 2026 | 14:16
Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan
Senin, 27 April 2026 | 21:08
AS dan Iran Kembali Saling Serang
Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02
Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40
Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32
Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22
Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18
Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09
Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09
Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08
Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi
Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40
Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen
Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40
Selengkapnya