Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Ditantang Bersumpah di Atas Kitab Suci Menolak 3 Periode

RABU, 15 SEPTEMBER 2021 | 19:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wacana amandemen UUD 1945 yang bergulir hingga ke isu perubahan masa jabatan presiden membuat risih banyak pihak. Meskipun di sisi yang lain, Presiden Joko Widodo sudah membantah berkali-kali membantah tidak menghendaki 3 periode.

Namun, karena ada sejumlah pihak yang seolah mendorong Jokowi kembali menjadi Presiden untuk ketiga kalinya di tengah maraknya isu amandemen UUD 1945, banyak pihak angkat bicara.

Salah satunya disampaikan Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie, yang mengaku heran dengan Relawan Jokowi Prabowo (Jokpro) 2024 yang mendorong Jokowi maju lagi sebagai capres di Pemilu 2024.

"Saya sejak awal menolak usulan tiga periode itu. Karena reformasi sudah dimulai sejak turunnya Soeharto dan Orde Baru," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (15/9).

"Saya heran kenapa Jokpro 2024 masih tetap eksis. Selain itu, Presiden juga melempar keputusan ke MPR (mengenai amandemen UUD 1945)," tambahnya.

Satu kekhawatiran yang membuat Jerry gusar, salah satunya karena melihat potensi kembalinya era orde baru dengan wajah yang berbeda, atau dia istilahkan sebagai Neo-Orba.

Maka dari itu, Jerry menantang Jokowi untuk memberikan sikap yang lebih tegas menolak isu masa jabatan presiden 3 periode dengan sebuah ritual sumpah keagamaan.

"Tantangan saya pada kitab suci. Berani nggak bersumpah di bawah kitab suci tidak maju di periode ke 3 atau memperpanjang masa jabatan," demikian Jerry.

Populer

Disuntik Vaksin Covid-19 Campuran Sinovac dan AstraZeneca, Seorang Pria Thailand Alami Pendarahan Otak Hingga Meninggal Dunia

Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:31

Jenderal Andika Perkasa Angkat Brigjen Junior Tumilaar Jadi Stafsus

Minggu, 10 Oktober 2021 | 12:28

Saiful Anam: Gubernur Lemhanas Anggap Presiden Seperti Tong Sampah, Layak Dipecat

Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:21

Moeldoko Mencoreng Muka Sendiri dengan Menyerang Mahfud MD

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:14

PM Lee Hsien Loong: Lonjakan Kasus Covid-19 Terjadi Lantaran Kekebalan Populasi Alami Singapura Rendah

Minggu, 10 Oktober 2021 | 07:40

Angkat Bicara Soal Kasus Brigjen Junior, Ketum PPAD: Pimpinan TNI Perlu Kearifan Tinggi

Selasa, 12 Oktober 2021 | 22:18

Kabar Beredar, Jokowi Ingin Hadi Tjahjanto Geser Mahfud MD Jadi Menko Polhukam

Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:57

UPDATE

Hollywood Ten 1947, Daftar Hitam Industri Hiburan Paling Glamour yang Terkait dengan Dugaan Komunis

Rabu, 20 Oktober 2021 | 07:21

UEA Menuju Kehidupan Normal Baru Secara Bertahap, Pesta dan Pertemuan Sudah Diperbolehkan

Rabu, 20 Oktober 2021 | 06:54

Beijing: Tidak Perlu Membesar-besarkan Isu 'Ancaman China'

Rabu, 20 Oktober 2021 | 06:41

Hasil Matchday 3 Liga Champions: Madrid Menang Telak, Milan Masih Kesulitan

Rabu, 20 Oktober 2021 | 06:19

Menhan Austin di Kiev: AS akan terus Mendukung Ukraina dari Agresi Rusia

Rabu, 20 Oktober 2021 | 06:11

Presiden Buhari: Alm Colin Powell adalah Pendukung Hebat Pemberantasan Polio dan HIV di Afrika, Nigeria Berduka

Rabu, 20 Oktober 2021 | 05:57

Buka Peluang Koalisi di 2024, Partai Demokrat dan Golkar Karanganyar Jaga Sinergitas

Rabu, 20 Oktober 2021 | 05:55

Pemkot Bandung Mengaku Tak Mampu Beri Bonus, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Atlet Pundung

Rabu, 20 Oktober 2021 | 05:39

Hari Bangkit

Rabu, 20 Oktober 2021 | 05:18

Drama di Metropolitano, Penalti Salah Pastikan Liverpool Tundukkan Atletico

Rabu, 20 Oktober 2021 | 04:59

Selengkapnya