Berita

Presiden Joko Widodo menerima Suroto bersama perwakilan Perhimpunan Insan Perunggasan dan Peternak Ayam Petelur di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu siang, 15 September/Repro

Politik

Peternak Unggas Blitar yang Bentangkan Poster Akhirnya Sampaikan Tuntutannya di Hadapan Jokowi

RABU, 15 SEPTEMBER 2021 | 18:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peternak unggas yang membentangkan poster bertuliskan, "Pak Jokowi bantu peternak beli jagung dengan harga yang wajar", saat kunjungan kerja (Kunker) Presiden Joko Widodo ke Blitar, Jawa Timur, pada Selasa (7/9), akhirnya berbuah manis.

Meski sempat menjadi buah bibir masyarakat karena sempat diamankan dari lokasi kejadian pembentangan poster, sosok pria yang ternyata bernama Suroto itu langsung di undang Presiden Joko Widodo ke Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu siang (15/9).

Dalam kesempatan tersebut, Suroto menjelaskan maksud dan tujuannya membentangkan poster tersebut. Yang mana, salah satu tuntutannya adalah ingin Jokowi membantu permasalahan yang dihadapi peternak unggas.


"Saya percaya satu-satunya orang Indonesia yang pada saat ini yang bisa menolong peternak, ya hanya Pak Jokowi," ujar Suroto dalam siaran kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (15/9).

Adapun alasan mendasar yang membuatnya berani membentangkan poster dihadapan Jokowi karena  sebelumnya para peternak melalui asosiasi dan koperasi sudah mencoba mencari jalan keluar kepada sejumlah lembaga pemerintah, baik yang ada di daerah hingga ke Kementerian Pertanian.

Namun kata Suroto, pertemuan-pertemuan tersebut tidak menghasilkan solusi bagi para peternak yang sedang dalam kondisi sulit tersebut.

"Sedangkan kita terjepit posisinya. Sudah usaha itu tidak bisa jalan, kita produksi telur aja seumpama 100 persen itu masih rugi, sedangkan telur nggak bisa keluar numpuk di gudang kandang itu," keluhnya.

Karena hal tersebut kemudain Suroto mengaku berinisiatif membentangkan poster tersebut agar Jokowi mendengar dan melihat langsung kondisi para peternak.

Meski sempat tak percaya, Suroto akhirnya bersyukur dapat menyampaikan langsung keluh kesahnya kepada Jokowi, dan berharap segera mendapatkan solusi untuk masa depan para peternak.

"Kemarin pagi, pagi jam 8, jadi mendadak, kita enggak tahu, kaget. Ini pasti bohong, ini pasti bohong. Lah iya (ternyata) betul (diundang)," tandas Suroto yang datang bersama perwakilan Perhimpunan Insan Perunggasan dan Peternak Ayam Petelur.

Dalam keterangan tertulis di laman Sekretariat Kabinet, disampaikan bahwa Jokowi telah mengnstruksikan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, dan Menteri Perdagangan, Muhammad Luthfi, untuk segera mencari solusi terbaik bagi sektor perunggasan di Tanah Air.

"Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian akan membuat suatu terobosan yang bisa menyeimbangkan sektor daripada perunggasan ini," ujar Lutfi dalam keterangannya usai mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya