Berita

Deklarasi Relawan Kawan Sandi untuk Capres 2024 di Makassar, Sulawesi Selatan/RMOL

Politik

Deklarasi di Makassar, Relawan Kawan Sandi Ingin Indonesia Lebih Baik

RABU, 15 SEPTEMBER 2021 | 19:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Relawan Kawan Sandi (RKS) mendeklarasikan dukungan untuk Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 nanti.

Selain seremonial deklarasi Sandiaga Uno sebagai Capres 2024, RKS juga menggelar aksi sosial di Kampung Nelayan Paotere Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (15/9).

"Rakyat sedang sulit akibat pandemi. Kita ingin perubahan hidup lebih baik ke depan. Pendapatan rumah tangga kembali normal dan lapangan pekerjaan lebih terbuka," ujar perwakilan RKS, Adhi Saputra kepada wartawan menjelaskan kegiatan tersebut.


"Dan kami menyakini figur Sandiaga Uno tepat mengemban harapan tersebut," sambungnya.

Deklarasi tersebut dilakukan dengan tidak biasa. Kegiatan RKS digelar di atas perahu di Pelabuhan Rakyat Paotere, pusat ekonomi rakyat lecil yang menghubungkan Kota Makassar dengan ratusan pulau di wilayah Sulawesi Selatan.

Sebagai wujud nyata sumbangsih kepada masyarakat, RKS juga menggelar aksi sosial. Mereka membagikan masker, handsanitizer, hingga paket sembako.

"Ini bentuk kepedulian kawan Sandi untuk rakyat kecil," ucapnya.

RKS sendiri merupakan relawan lintas profesi, lintas agama, lintas generasi, dan lintas suku. Mereka berfokus memperjuangkan nasib rakyat kecil yang kesulitan akibat pandemi Covid-19.

Sandiaga Salahuddin Uno yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra menjadi nama yang paling dijagokan publik untuk bertarung di Pilpres 2024. Setidaknya, dia unggul diantara menteri-menteri pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Dalam survei yang dirilis Arus Survei Indonesia, Sandiaga Uno populer di peringkat dua di bawah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Prabowo Subianto dipilih 15,7 persen responden dan Sandiaga Uno 10,5 persen.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya