Berita

Ilustrasi/AFP

Dunia

Tiga Mantan Intel AS Akui Sudah Bocorkan Informasi Rahasia ke UEA

RABU, 15 SEPTEMBER 2021 | 13:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tiga mantan agen intelijen Amerika Serikat (AS) mengaku telah berbagi informasi rahasia mengenai pertahanan dan teknologi kepada Uni Emirat Arab (UEA).

Mereka adalah Marc Baier, Ryan Adams, dan Daniel Gericke. Ketiganya disebut berbagi informasi rahasia dengan badan-badan pemerintah di UEA, termasuk setidaknya satu perusahaan swasta yang tidak disebutkan namanya.

Pemerintah AS menuduh mereka melanggar UU peretasan dan perdagangan senjata AS, seperti dimuat Reuters.


Menurut Pengadilan Federal San Francisco, operasi mereka dimulai sejak Oktober 2015, ketika mereka ditawari pekerjaan di bidang intelijen siber di UEA yang sangat menguntungkan.

Kemudian pada Februari 2016, mereka menerima pekerjaan itu. Mereka menggunakan kontak yang mereka punya di AS untuk mendapatkan informasi intelijen atas nama perusahaan baru mereka.

Pada tahun itu, Baier membujuk perusahaan lain untuk membelil senjata siber yang dikenal sebagai malware tanpa klik, yang memungkinkan peretas menyusup dari jarak jauh ke perangkat individu tanpa keterlibatan pemiliknya.

Kesepakatan itu bernilai 750 ribu dolar AS. Teknologi itu dipersenjatai sebagai alat yang disebut Karma, yang dirinci dalam laporan 2019.

Dalam dokumen paralel yang diajukan ke pengadilan, para terdakwa mengakui klaim Departemen Kehakiman sebagai bagian dari kesepakatan untuk menunda penuntutan mereka.

Perjanjian tersebut mengharuskan ketiganya berhenti dari pekerjaan mereka di UEA, memutuskan afiliasi apa pun dengan pemerintah itu dalam waktu 60 hari dan memberikan laporan tentang transaksi mereka ke FBI dalam waktu 90 hari.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya