Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam kuliah umum Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) Universitas Muhammadiyah Jakarta/RMOL

Politik

Menko Airlangga: Kualitas SDM Harus Ditingkatkan untuk Mendorong Rasio Wirausaha

RABU, 15 SEPTEMBER 2021 | 10:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Indonesia masih perlu berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mendorong aktivitas kewirausahaan. Hal ini seiring masih rendahnya rasio kewirausahaan dari total populasi saat ini.

Begitu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam kuliah umum Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) Universitas Muhammadiyah Jakarta di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (15/9).

"Saat ini, rasio kewirausahaan kita masih rendah, yakni sebesar 3,47% dari total populasi," kata Airlangga Hartarto.


Wirausahawan Indonesia juga kini didominasi oleh pelaku usaha di usia 25-34 tahun. Padahal, penting bagi generasi yang lebih muda untuk berwirausaha untuk percepatan terbukanya lapangan kerja baru.

"Generasi muda yang berkualitas tinggi akan memiliki peran penting sebagai game changer sehingga dapat mendorong aktivitas kewirausahaan dan mempercepat penciptaan lapangan kerja," terangnya.

Di tengah era digital, lanjut Ketua Umum Partai Golkar ini, generasi muda juga diharapkan dapat memanfaatkan talenta digital. Sehingga, tidak hanya berperan sebagai job seeker saja, namun dapat juga menjadi job creator.

"Dalam waktu 15 tahun ke depan, Indonesia diperkirakan membutuhkan talenta digital sebanyak 9 juta orang atau 600 ribu orang per tahun," demikian Airlangga.

Hadir dalam acara ini Rektor UMJ Ma'mun Murod, Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie; Wakil Walikota Tangerang Selatan, Pilas Saga Ichsan; Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Muti; Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar, Airin Rachmi Diany dan sejumlah dosen yang hadir terbatas secara fisik.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya