Berita

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Anwar Sanusi/Repro

Dinamika

Terbitkan Renstra, Kemnaker Perkuat Program Sembilan Lompatan Besar

SELASA, 14 SEPTEMBER 2021 | 21:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Satu poin termuat di dalam Rencana Strategis Kementerian Ketenagakerjaan adalah Program Sembilan Lompatan Besar yang terus diperkuat.

Hal itu dipastikan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Anwar Sanusi, saat memimpin Focus Group Discussion (FGD) Sembilan Lompatan Kementerian Ketenagakerjaan secara virtual, Selasa (14/9).

"Sembilan lompatan besar ini kita sudah kuatkan dalam dokumen Renstra (Rencana Strategis)," ujar Anwar dikutip melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi.


Selain Renstra yang dituangkan dalam bentuk Peraturan Menteri Ketenagakerjaan 10/2021, Anwar mengatakan, Kemnaker juga akan mengeluarkan Keputusan Menteri terkait Sembilan Lompatan Besar dan unit-unit yang bertanggungjawab terhadap program tersebut.

"Keputusan Menteri ini untuk memgawal Sembilan Lompatan Besar Kemnaker. Yang pasti kita terus melakukan penguatan sebagaimana arahan dari Bu Menaker, Ida Fauziyah," ucapnya.

Menurut Anwar, untuk mendukung terlaksananya agenda Sembilan Lompatan Besar, potensi dan sumber daya yang ada di Kemnaker seperti SDM dan kelembagaan, harus dikelola dengan baik.

"Sumber daya ini misalnya bagaimana kita menata kelembagaan yang ada di Kementerian Ketenagakerjaan. Artinya kita sudah melakukan pembenahan dari sisi kelembagaannya," terangnya menutup.

Program Sembilan Lompatan Besar Kemnaker tersebut meliputi transformasi BLK, link and match ketenagakerjaan, transformasi program perluasan kesempatan kerja, pengembangan talenta muda, perluasan pasar kerja luar negeri, visi baru hubungan industrial, reformasi pengawasan, ekosistem digital SIAPKerja, dan reformasi birokrasi.

Kemnaker membuat program Sembilan Lompatan Besar ini guna merespons berbagai perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam sistem digitalisasi, termasuk perkembangan dan kemajuan yang berimplikasi atau mempunyai keterkaitan terhadap dunia ketenagakerjaan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya