Berita

Kapal perang Tipe 055 buatan China/Net

Dunia

Balas Provokasi, Kapal Perang Paling Canggih Buatan China Berlayar di Dekat ZEE AS

SELASA, 14 SEPTEMBER 2021 | 18:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China sering dibuat geram dengan tindakan Amerika Serikat (AS) yang kerap mengerahkan kapal perangnya ke Laut China Selatan. Sebagai balasan, Beijing tampaknya mengirim kapal perang untuk berlayar di dekat perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) AS.

Menurut laporan situs pertahanan yang berbasis di AS, The Drive, empat kapal Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAN) berlayar di dekat ZEE Kepulauan Aleutian, Alaska.

Pasukan Penjaga Pantai AS juga merilis gambar-gambar penampakan kapal China yang disebut diambil antara 29 hingga 30 Agustus lalu.


"Gugus tugas PLAN termasuk kapal penjelajah peluru kendali, perusak peluru kendali, kapal intelijen umum, dan kapal tambahan," kata Defense Visual Information Distribution Service (DVIDS) pemerintah AS dalam keterangannya.

Dimuat The Week, keterangan tersebut kemudian diubah untuk menghilangkan referensi jenis kapal.

""Selama patroli maritim rutin di Laut Bering dan wilayah Arktik, Penjaga Pantai AS Cutter Bertholf melihat dan menjalin kontak radio dengan gugus tugas PLAN di perairan internasional dalam ZEE AS pada 30 Agustus 2021. Semua interaksi antara Penjaga Pantai AS dan PLAN sesuai dengan hukum dan norma internasional. Gugus tugas PLAN tidak pernah memasuki perairan teritorial AS," begitu keterangan DVIDS saat ini.

Media pemerintah China, Global Times mengatakan, empat kapal itu kemungkinan berasal dari armada yang melewati timur dari Selat Soya pada 24 Agustus.

Keempat kapal diidentifikasi sebagai kapal perusak Tipe 055 Nanchang, kapal perusak Tipe 052D Guiyang, kapal suplai Tipe 903A dengan nomor lambung 903, dan kapal pengintai dengan nomor lambung 799.

Angkatan Laut AS sendiri mengklasifikasikan Type 055 sebagai kapal penjelajah.

Kapal kelas Tipe 055 adalah kapal perang permukaan paling canggih yang dibangun oleh China hingga saat ini. Kapal itu dilengkapi dengan sistem radar canggih yang mampu menyerang banyak target di udara. Kapal Tipe 055 memiliki panjang sekitar 180 meter dan bobot sekitar 13.000 ton.

Sejak 2020, China diyakini telah memasukkan tiga kapal kelas Tipe 055 ke dalam PLAN.

Sebuah kapal perang kelas Tipe 055 dapat membawa lebih dari 100 rudal yang mampu mengenai target di udara, laut, darat dan bawah air. Kapal ini juga dilengkapi dengan senjata artileri, torpedo dan helikopter.

Menurut perkiraan pemerintah AS saat ini, PLAN bertujuan untuk memiliki setidaknya delapan kapal perang Tipe 055.

Global Times menekankan, perjalanan kapal China di dekat Alaska merupakan tindakan balasan atas provokasi militer AS yang kerap dilakukan atas nama "kebebasan navigasi".

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya