Berita

Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang Victor Teguh Prihartomo di Polda Metro Jaya pada Selasa (14/9)/Ist

Hukum

Kalapas Tangerang Tiba di Polda Metro Jaya untuk Diperiksa Kasus Kebakaran Lapas

SELASA, 14 SEPTEMBER 2021 | 14:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Victor Teguh Prihartomo memenuhi panggilan Polda Metro Jaya pada Selasa (14/9). Victor dipanggil untuk diperiksa terkait kebakaran Lapas Tangerang yang menewaskan 48 narapidana pada Rabu lalu (8/9).

Diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Victor tiba di Polda Metro Jaya tidak dengan mengenakan seragam dinas Lapas dan ditemani seorang pria sekitar pukul 10.44 WIB. Ia tampak memakai kemeja kotak-kotak dengan motif warna biru, merah, putih.

Victor juga membawa tas ransel berwarna abu-abu dan langsung masuk ke gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.


Selain Victor, sejauh ini sudah puluhan saksi yang menjalani pemeriksaan terkait kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Banten. Mereka terdiri dari petugas Lapas, petugas pemadan, petugas PLN, dan tahanan.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, ada tiga dugaan pasal yang disangkakan dalam kasus kebakaran tersebut.

Tiga pasal itu berhubungan dengan dugaan adanya kelalaian, kealpaan dan kesengajaan yang menimbulkan kebakaran hingga membahayakan.

"Beberapa pasal yang kemungkinan relevan untuk kasus ini yaitu Pasal 187 KUHP, ada kesengajaan sehingga menimbulkan kebakaran dimana dari kebakaran itu membahayakan secara umum," kata Rusdi kepada wartawan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (12/9).

Selain itu, adapula Pasal 188 KUHP terkait kealpaan yang menimbulkan kebakaran, dan Pasal 359 KUHP, terkait adanya kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya